Kongres HMI di Ambon  Diharapkan Lahirkan Konsep Cemerlang

Kongres HMI di Ambon  Diharapkan Lahirkan Konsep Cemerlang

SHARE

TERASMALUKU.COM,- AMBON- Pelaksanaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke 30 di Kota Ambon 14 Februari   2018, diharapkan dapat melahirkan pemikiran dan konsep yang baik terhadap kemajuan dan perkembangan organisasi, serta kemajuan bangsa dan negara. Terutama untuk masalah pembangunan ekonomi, politik dan pendidikan.

“Sebagai masyarakat Maluku, kami sangat mendukung adanya Kongres HMI dilakukan di Maluku dan Kota Ambon dipercayakan sebagai tuan rumah. Olehnya itu, diharapkan agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, sehingga dapat melahirkan konsep cemerlang terhadap pembangunan kaderisasi, maupun kemajuan bangsa negara terutama Maluku secara khususnya,”kata mantan Sekretaris Regional PP. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah Maluku dan Irian Jaya, Everd Herman Karmite kepada wartawan, Minggu (11/2).

Anggota DPRD Maluku ini  mengajak masyarakat Maluku khususnya Kota Ambon untuk sama-sama menyukseskan Kongres HMI ini. “Inikan banyak temu yang datang dari luar. Nah kita harus tunjukan yang terbaik kepada mereka, agar kesannya Maluku semakin lebih baik dan nyaman,” katanya.

BACA JUGA : Dari Ambon Presiden Jokowi Ke Gempa Dengan Helikopter

Everd mengungkapkan, Kongres HMI menitipkan sejumlah harapan, keputusan diambil harus mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah  daerah terhadap masalah pembangunan yang lebih baik. Sebab putusan tersebut menurut Everd sebelumnya pernah dibicarakan melaui pertemuan kelompok Cipayung tiga, yang berlangsung di Cipinang Jawa Barat Tahun 1976.

Kelompok Cipayung antara lain HMI, PMKRI, GMNI, GMKI dan PMII. Pertemuan tersebut merumuskan berbagai pokok pikiran. Diantaranya menyangkut masalah politik, demokrasi, ekonomi kekuasaan berserikat dan berkumpul, masalah keadilan, hukum, ekonomi dan pendidikan. Pemikiran-pemikiran ini yang dijadikan sebagai rekomendasi kepada pemerintah pusat agar direalisasikan.

BACA JUGA : 14 Februari Presiden Buka Kongres HMI di Ambon

“Saya sendiri waktu itu hadir sebagai anggota delegasi GMKI dengan kapasitas Sekretaris Regional PP GMKI Maluku dan Irian Jaya. Beberapa aspek ini yang dibicarakan dalam pertemuan kelompok Cipayung tiga saat itu dengan topik Indonesia yang dicita-citakan. Dan keputusan-keputusan ini yang kiranya harus diperjuangkan kembali dalam Kongres HMI,” teragnya.

Everd yang juga Ketua Komisi B DPRD Maluku ini, menandaskan Kongres yang dibuka nanti oleh Presiden Repoblik Indonesia (RI) Joko Widodo di Kampus Unpatti Ambon, pada Rabu (14/2). Tidak hanya sekedar itu, tetapi juga harus melihat Maluku, terutama janji jadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Provinsi Kepulauan.

BACA JUGA :  TAJUK : Kongres HMI dan Toleransi Umat Beragama di Ambon

Selain itu, penambanhan anggaran dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun dana Alokasi Khusus (DAK). Karena jika hal itu direalisasikan, maka Maluku akan bergeser dari urutan ke empat provinsi termiskin di Indonesia.

“Jadi dalam kaitan ini diharapkan kepada pemerintah pusat segerah merealisasi janji untuk jadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan juga penambahan anggaran dalam bentuk DAU dan DAK, agar Maluku bisa keluar dari urutan termiskin yang ada saat ini,” pungkasnya (AHB)