Korupsi KMP. Marsela, Kajati Maluku : Masih Menunggu Audit BPKP

by
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rorogo Zega saat diwawancarai di kantor Kejati Maluku, Ambon, Kamis (8/7/2021). Foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Penanganan kasus dugaan korupsi dana pengelolaan KMP. Marsela oleh PT. Kalwedo selaku Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya tahun anggaran 2016 sebesar Rp10 miliar masih belum menunjukan progres besar.

Bahkan, sampai Juli 2021 ini, tersangka juga belum ditetapkan oleh Penyidik Korps Adhyaksa.

BACA JUGA : Usut Dugaan Korupsi Pengelolaan KMP Marsela, Kejati Periksa Sejumlah Orang

BACA JUGA : Kejati Maluku Usut Sejumlah Pihak Terkait Korupsi KMP Marsela

Dikonfirmasi seputar penanganan kasus KMP. Marsela, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rorogo Zega mengatakan pihaknya sudah meminta BPKP Provinsi Maluku untuk melakukan penghitungan kerugian negara.

“Sudah kita minta BPKP untuk menghitung kerugian negara, semua data yang BPKP minta sudah kita kasi,”tuturnya menjawab wartawan di kantor Kejati Maluku, Ambon, Kamis (8/7/2021).

BACA JUGA : Jadi Tersangka, Raja Negeri Tawiri Cs Dijebloskan ke Balik Jeruji Besi

Namun, hingga saat ini lanjut Kajati, masih menunggu hasil audit yang dilakukan oleh BPKP itu.

“Mungkin mereka masih mengkaji, jangan terlalu buru-burulah,”tandasnya.

Sebelumnya, proses pemeriksaan sejumlah pihak oleh jaksa penyidik dalam kasus ini.

Seperti mantan Direktur PT. Kalwedo berinisial LT dan UJM selaku Kuasa Pengguna Anggaran tahun 2016 dalam proyek pengadaan KMP Marsela tersebut. (Ruzady)