KPU Kota Ambon Tetapkan DPT Pilwakot 237.627 Orang

by

AMBON- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pemilihan Walikota (Pilwakot) Ambon sebesar 237.627 orang. Jumlah tersebut berkurang dari daftar pemilih sementara (DPS) 244.051 orang.Penetapan DPT ini berlangsung dalam Rapat Pleno Terbuka “Rekapitulasi Dafar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HP) dan penetapan Daftar Pemilih Tetap Dalam Pemilihan Walikota Ambon 2017, yang digelar di aula Kantor KPU Kota Ambon, Selasa (6/12) malam.
Sebelum ditetapkan KPU Kota Ambon, lima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menyampaikan rekapitulasi DPT dari masing – masing kecamatan. Jumlah DPT yang ditetapkan itu tersebar di 671 TPS pada lima kecamatan.
“Yang perlu diketahui, jumlah DPT yang kita tetapkan ini mengalami penurunan dari jumlah DPS sebelumnya,” kata Ketua KPU Kota Ambon Marthinus Kainama usai penetapan DPT Pilwakot Ambon.
Rapat pleno penetapan ini dihadiri Panwasli Kota Ambon, tim sukses pasangan Richard Louhenapessy- Syarif Hadler (Paparisa BARU) dan pasangan Polly Kastanya- Sam Latuconsina (PANTAS) serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon, Din Tuharea.
Kainama menyatakan, berkurangnya jumlah pemilih disebabkan berbagai hal. Diantaranya, pemilih potensial yang belum memiliki KTP elektronik (E-KTP) termasuk pemilih yang sudah meninggal, serta pindah domisi ke luar Kota Ambon. Kainama juga menyatakan ada ribuan pemilh terdaftar yang belum melakukan perekaman E-KTP. Karena itu dia minta pemilih terdaftar yang belum melakukan perekaman dapat mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.
Selain itu, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan memberikan keterangan kepada pemilih yang masuk DPT namun belum melakukan perekaman E-KTP agar bisa menggunakan hak politik mereka saat Pilkada 15 Februari 2017 nanti. “Kalau belum bisa melakukan perekaman E-KTP karena berbagai faktor, kami akan mengeluarkan surat keterangan kepada pemilih yang masuk dalam DPT agar bisa menggunakan hak pilih mereka dalam Pilwakot nanti,” kata Din Tuharea. (ADI)