KPU Maluku Hitung Ulang Berkas Dukungan HEBAT

KPU Maluku Hitung Ulang Berkas Dukungan HEBAT

SHARE
Seorang anggota Polres Ambon disiagakan saat penghitungan ulang berkas dukungan Pasangan HEBAT di Aula Kantor KPU Maluku, Rabu (20/12). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku menghitung ulang berkas persyaratan dukungan bakal calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku jalur perseorangan, Herman Koedoeboen- Abdullah Vanath (BEBAT) di Aula Kantor KPU Maluku, Rabu (20/12).

Penghitungan ulang ini dilakukan menyusul putusan Bawaslu Maluku yang meminta KPU Maluku menghitung ulang berkas dukungan berupa foto copy  Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat pernyataan dukungan dan memberikan kesempatan kepada HEBAT memperbaiki  berkas dukungan yang diberikan  tersebut .

Sebelum dilakukan penghitungan ulang, seorang staf KPU Maluku membuka pintu Aula Kantor KPU Maluku disaksikan Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun bersama komisioner KPU, staf Bawaslu Maluku, pasangan HEBAT dan aparat kepolisian. Di Aula KPU Maluku ini terdapat berkas dokumen  persyaratan dukungan pasangan HEBAT yang pintunya dikunci sejak akhir November 2017.

Penghitungan ulang dipimpin Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun, dihadiri semua komisoner KPU Maluku, disaksikan staf Bawaslu Maluku, tim penghubung dan pasangan HEBAT. “Agenda hari ini, kita melakukan penghitungan ulang sesuai amar putusan Bawaslu Maluku. Kami berharap proses penghitungan  ulang ini berjalan lancar dan tertib,” kata Rifan.

Rifan mengungkapkan, berdasarkan putusan Bawaslu Maluku pada sidang penyelesaian sengketa Pilkada di Kantor Bawaslu Maluku, Sabtu (16/12), KPU Maluku diminta menghitung ulang berkas  dukungan yang diajukan HEBAT ke KPU Maluku. Selain itu, dalam amar putusan Bawaslu tersebut, KPU Maluku diminta memberikan kesempatan kepada HEBAT memperbaiki berkas dukungan jika masih kurang. “Prinsifnya, KPU Maluku akan melaksanakan putusan Bawaslu tersebut,” kata Rifan.

Penghitungan ulang

Pasangan HEBAT sebelumnya  mengajukan gugatan ke Bawaslu Maluku atas putusan KPU Maluku yang  menolak dokumen dukungan HEBAT sebagai syarat pencalonan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur perseorangan pada Senin  27 November 2017. Saat itu KPU Maluku menyatakan berkas  dukungan berupa foto copy KTP, surat pernyataan dukungan yang diajukan  pasangan HEBAT ke KPU pada Minggu 26 November 2017,  tidak  memenuhi syarat minimal. Syarat dukungan yang diserahkan hanya 99.203, seharusnya jumlah minimal syarat dukungan  bakal pasangan calon perseorangan di Pilgub Maluku 2018 dalam bentuk foto copy KTP  berjumlah 122.895.

Atas putusan KPU Maluku itu, HEBAT kemudian mengajukan gugatan ke Bawaslu Maluku. Melalui proses persidangan, Bawaslu kemudian memutuskan menerimagugatan HEBAT yakni, meminta KPU Maluku melakukan penghitungan ulang dan memberikan kesempatan kepada HEBAT memperbaiki berkas dukungan.

Seorang sumber di KPU Maluku menyebutkan, berdasarkan amar putusan Bawaslu Maluku, jika hasil hitung ulang berkas dukungan HEBAT tidak memenuhi syarat minimal atau foto copy KTP masih kurang, maka KPU akan menggelar pleno, mengembalikan berkas dukungan  tersebut dan  memberikan kesempatan ke HEBAT memperbaikinya. “Masa waktu perbaikan nanti KPU sampaikan, tapi KPU memberikan ruang untuk HEBAT memperbaiki berkas dukungan,” katanya.

Diperkirakan proses perhitungan ulang akan memakan waktu lebih dari sehari. Proses hitung ulang dijaga ketat aparat kepolisian, hanya petugas dan tim pengubung dan Paslon HEBAT yang bisa masuk ke aula Kantor KPU Maluku, tempat hitung ulang itu. (ADI)

loading...