KPU Tual Temukan Kesalahan Data di DPS

by
Wawan Kurniawan

TERASMALUKU.COM,-TUAL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tual menemukan sejumlah kesalahan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada 2018. Namum jumlah total kesalahan data berdasarkan tanggapan masyarakat belum dapat dipastikan, karena rekapitulasi perbaikan DPS tengah berlangsung di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa/kelurahan.

Komisioner KPU Kota Tual  Wawan Kurniawan, kepada wartawan di Kantor KPU, Senin (9/4)  mengakui adanya  kesalatan DPS yang ditemukan baik oleh KPU, PPS, Panwas maupun tim Paslon saat  waktu tanggapan warga atas DPS.  Menurut Wawan, temuan tersebut sangat membantu KPU dalam melakukan perbaikan data pemilih untuk menghasilkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang valid.

“Yang menjadi temuan Panwas dalam DPS  berkaitan dengan pemilih ganda, masyarakat yang belum memiliki NIK/KTP, ada juga NIK yang berbeda dengan tanggal lahir, tahun lahir, begitupun dengan yang ditemukan tim Paslon. Temuan itu kemudian kita sinkronkan dengan data di PPS,”kata wawan.  Untuk memperoleh data perbaikan yang sesuai, dirinya mengharapkan partisipasi masyarakat dalam mengisi formulir data perbaikan (A.1.A KWK) dengan menyertakan E-KTP, KK, Paspor atau surat domisili.

“Ada tahapan dengan tanggapan pertama berupa perbaikan dengan daftar A 1 A KWK, dan tanggapan tahap kedua yakni tanggapan yang belum dimasukkan di dalam DPS. Untuk itu masyarakat diharapkan memberikan tanggapan, disertai bukti apabila nama mereka tidak terdaftar dalam DPS namun menetap di tempat tersebut dan memiliki KTP Eelektronik (E-KTP), sebagai bukti otentik untuk dilakukan perbaikan,”ungkapnya.

Diakuinya, dalam proses pemutakhiran data pemilih, KPU masih mengalami banyak masalah namun pada prinsipnya KPU tetap bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah tersebut. Untuk mengatasi pemilih potensial yang tidak miliki E-KTP, Dinas Dukcapil Kota Tual sementara menyiapkan formulir, A C KWK, dimana 50 persen diantarannya telah diselesaikan.

“Dengan intens kerja sama KPU dengan Disdukcapil yang berkaitan dengan NIK ganda atau tidak sesuai, maupun masyarakat yang belum punya NIK dan NKK agar mendapat data yang dapat dipertanggungjawabkan, selain itu diharapkan sebelum tanggal 16 Mei  nanti Disdukcapil bisa menyerahkan data A C KWK kepada kami untuk di input dan ditetapkan sebagai DPT,”harapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari hasil rekapitulasi daftar temuan masalah oleh salah satu tim pemenang Paslon Walikota – Wakil Walikota Tual, terdapat pemilih tanpa nama sebanyak 4 orang, pemilih dengan nama ganda, 2.262 orang, pemilih tanpa NIK 725, pemilih NIK ganda, 1.818 orang, Pemilih tanpa tanggal lahir, 181 orang, pemilih tanggal lahir tidak jelas, 481, pemilih dibawah umur 17 Tahun 67 orang dan pemilih yang salah NIK sebanyak 7,184 orang. (AS)