Kunjungi Lokasi Banjir Ambon, Widya Ajak Warga Tidak Buang Sampah ke Sungai

by
Istri Gubernur Maluku, Widya Murad Ismail dan Istri Wakil Gubernur Maluku Betriks Orno menyerahkan bantuan saat mengunjungi warga korban banjir di Ambon, Selasa (6/10/2020). FOTO : HUMAS MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, mengunjungi sejumlah lokasi banjir di Kota Ambon, Selasa (7/10/2020). Selain membagi-bagikan bantuan kepada korban banjir, istri Gubernur Maluku ini juga mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Istri Gubernur Maluku Widya Murad Ismail meninjau lokasi banjir di Ambon, Selasa (6/10/2020).

“Salah satu penyebab banjir, karena sungai-sungai kita penuh dengan sampah. Saya minta agar Ketua RT, RW hingga Desa dan Kelurahan, tidak bosan-bosan untuk terus mengimbau warganya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke sungai,” kata Widya.

Dalam kunjungannya itu, Widya didampingi Wakil Ketua I TP-PKK Betriks Orno, serta OPD terkait masing-masing Dinas PUPR Provinsi Maluku, Dinas Sosial Provinsi Maluku, BPBD Provinsi Maluku, dan Dinas Sosial Kota Ambon.

Sebanyak enam lokasi didatanginya Widya yakni Batumerah Dalam, Belakang Soya, Kadewatan, Tanah Tinggi, Ahuru, dan Passo. Menurutnya, daerah-daerah yang menjadi langganan banjir setiap tahun itu, sebagian besar berada di dekat bantaran sungai.

Loading...

“Hampir semua lokasi banjir berada di dekat sungai, dan banjir terjadi akibat meluapnya air sungai. Kalau masyarakat tidak menjaga sungainya, maka setiap musim hujan akan selalu rawan mengalami musibah banjir,” katanya mengingatkan.

Diakuinya, banjir di Ambon yang terjadi Sabtu (3/10/2020) saat intensitas hujan lagi tinggi sangat sulit dihindari.  Selain karena telah terjadi alih fungsi lahan penyangga dan resapan air banyak yang berubah menjadi wilayah pemukiman penduduk, juga akibat kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai dan saluran drinase. Kondisi ini semakin diperburuk dengan pola pemukiman penduduk yang sporadis.

“Semua ini menjadi tanggungjawab kita bersama, baik masyarakat maupun pemerintah. Kita berharap, tidak ada musibah banjir dan longsor karena yang menjadi korban adalah masyarakat,” sebutnya.

Widya berharap, dengan bantuan darurat seperti beras, mie instan, air mineral dan selimut, yang diserahkannya itu dapat membantu meringankan kondisi warga terdampak banjir dan longsor.

“Ini hanya bantuan untuk kondisi darurat saja, semoga dapat meringankan beban warga yang menjadi korban,” pintanya.

Warni Belu, Ketua RT.06/RW.16 Kampung Rinjani-Ahuru, Batumerah, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pemberian bantuan dari Ketua TP-PKK Provinsi Maluku kepada para korban banjir maupun longsor.

“Atas nama warga kampung Rinjani-Ahuru, kami ucapkan terima kasih atas kehadiran ibu Gubernur dan ibu Wakil Gubernur di Ahuru, sekaligus menyerahkan bantuan bagi warga yang terkena dampak banjir dan longsor,” katanya. (Ruzady/Humasmaluku)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *