KY Terima 41 Laporan Hakim Bermasalah di Maluku

by

TERASMALUKU.COM, AMBON, – Komisi Yudisial (KY) Perwakilan Maluku sejak 2016 hingga 2021 hanya menerima laporan dari masyarakat sebanyak 41 laporan hakim yang bermasalah soal putusan saat persidangan.

“Jadi untuk jumlah penerima laprsn masyarakat terkait Pelanggaran kode etik dan perilaku hakim yang masuk di KY provinsi Maluku dari 2016 hingga saat ini sebanyak 41 laporan,” kata Koordinator Penerima Laporan Masyarakat Dan Advokasi Hakim KY Provinsi Maluku, Chiselvie Hatala, di Ambon, Senin ( 29/3/2021).

Dia mengaku, jika jumlah laporan hakim di Maluku ini sangat minim sekali bila dibandingkan dengan jumlah laporan hakim di Provinsi yang lainnya.

Hal tersebut disebabkan oleh letak geografis Maluku, sehingga membuat masyarakat tidak mau melaporkan hakim yang bermasalah.

“Letak geografis menjadi faktor hingga laporan Hakim di Maluku sangat minim bila dibandingkan dengan yang lainnya,” katanya.

Selain itu, kata Chiselvia, Sumberdaya Manusia (SDM) di KY Maluku juga sangat minim, sehingga tidak bisa menjangkau seluruh pengadilan yang ada di Maluku.

Chiselvia menyebutkan, jika di Maluku jumlah seluruh pengadilan ada 18 pengadilan diantaranya, pengadilan negeri, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Pengadilan Militer, dan pengadilan Agama.

“Kita tidak bisa menjangkau seluruh pengadilan yang ada di Maluku karena SDM kita hanya empat orang saja,” katanya.

Dia berharap, jika masyarakat menemukan Pelanggaran hakim saat persidangan, agar segera melaporkan ke KY Perwakilan Maluku.

Menambahkan chiselvia, selain laporan yang dilaporkan, KY Perwakilan Maluku ini juga melakukan permintaan secara langsung. ALFIAN SANUSI