Lagi, 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Maluku, Total 10 Orang Bebas Virus

by
Maluku punya 10 pasien sembuh Covid-19 dari 17 kasus yang ada, (20/4). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM, AMBON, – Kabar baik bagi warga Maluku. Tambah lagi empat (4) orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Itu berarti dari 17 kasus positif, 10 pasien sembuh. Tujuh (7) orang lain masih dalam perawatan.

Pernyataan resmi itu disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang melalui siaran langsung keterangan pers melalui kanal youtub Diskominfo Maluku, Senin (20/4/2020).

BACA JUGA : Tanpa Sanksi Fisik, Walikota Ambon Pakai Cara Persuasif Imbau Bermasker

BACA JUGA : Kasrul Belum Beri Lampu Hijau Bawa Pasien Asal Loki PCR di Ambon

Dalam keterangan pers itu dengan singkat dia menjelaskan empat orang sembuh itu merupakan pasien kasus 04, pasien kasus 05, pasien kasus 13 dan pasien kasus 14. “Alhamdullilah Puji Tuhan hari ini ada pasien sembuh empat orang. Katong dapat kabar baik ini beberapa jam yang lalu,” ucap Kasrul pada keterangan pers yang dimulai pukul 15.00 WIT itu.

Pasien 04 dan 05 sebelumnya dirawat di isolasi Balai Diklat Provinsi (BPSDM) Maluku. Mereka ini merupakan hasil lacak jejak dari pasien 02 yang berusia 74 tahun. Kondisinya tanpa gejala sehingga pemerintah memutuskan untuk lakukan isolasi khusus di Balai Diklat. Oleh gugus tugas mengumumkan hal itu pada 11 April lalu.

Sementara pasien kasus 013 dan 014 juga merupakan pasien hasil lacak dari pasien 02. Mereka ini berkeluarga dengan pasien 02 yang telah sembuh lebih dulu. Merekapun sama-sama jalani isolasi di balai diklat BPSDM lantaran punya kondisi yang baik alias tanpa gejala. Hal itu jelas memungkinkan mereka menuntaskan masa isolasi dalam dua hari kedepan. “”Insya Allah sehari dua hari ini mereka sudah bisa pulang,” harap Kasrul. Kepulangan mereka ini tentu akan menjadi kabar baik dari Maluku.

Loading...

Pasalnya mereka berhasil melewati masa sulit melawan virus dengan menjaga tubuh tetap fit. Tenaga medis yang ditugaskan memantau semua pasien pun terus memberikan obat-obatan suplemen dan makanan bergizi untuk meningkatan imunitas tubuh mereka.

Para pasien ini juga menjalani uji spesimen melalui PCR yang ketiga dan keempat. Hasilnya negatif. Ini jelas membuktikan terapi vitamin, suplemen dan makanan bergizi selama isolasi berdampak besar pada tingkat kesembuhan. Dengan begitu masyarakat tidak perlu panik bila nantinya terdeteksi positif.

“Ini tentunya memberikan kepada kita semua bahwa, kebetulan kita mendapatkan cobaan misalnya positif terhadap virus ini, tidak perlu panik, kita bisa ditempatkan di tempat-tempat diklat, dirawat tidak dengan perlakukan medis khusus misalnya infus dan sebagainya. Cukup makan bergizi, istirahat yang cukup dan diberi suplemen-suplemen,” katanya optimistis.

Masyarakat juga tidak perlu mengucilkan dan memberi stigma kepada mereka yang berhasil sembuh. Virus ini dipastikan bisa sembuh dan punya angka kesembuhan tinggi. Terbukti dari sudah ada 10 kasus sembuh di kota Ambon. Bahkan pasien 02 yang berusia lansia saja berhasil pulih dan beebas virus.

Sementara itu tujuh (7) orang yang masih dirawat antara lain, pasien 03 asal Saparua yang jalani perawatan di isolasi RSUD dr. Haulussy Ambon, 06 asal Ambon yang merupakan hasil lacak jejak pasien sembuh 02. Dia dirawat di Balai Diklat BPSDM Maluku.

Kemudian pasien 08 asal Saparuadi RS Lantamal Halong, pasien kasus 012 yang merupakan anggota polisi di SPN Passo yang dalam perawatan di RS Bhayangkara. Lalu pasien 015 asal Kota Ambon yang merupakan pelaku perjalanan di RS. AL. F.X. Suhardjo, Halong Ambon. Pasien 016 ASAL Buru Selata di RS. AL. F.X. Suhardjo, Halong Ambon dan pasien kasus  17 asal Buru yang dirawat di RSUD Dr. Haulussi Ambon. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *