Lalu Lintas Bandara Lesu, Jumlah Penumpang Anjlok 34 Persen

by
Lalu lintas pesawat dan penumpang pada mudik lebaran di Bandara Pattimura Ambon turun drastis dari tahun 2018. Dok. Lion Air Group

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Bandara Pattimura Ambon mencatat penurunan jumlah penumpang dan maskapai hingga 34,4 persen pada arus mudik dan balik lebaran 2019. Harga tiket selangit dan penarikan beberapa maskapai penerbangan pada sejumlah rute disinyalir menjadi alasan kian lesunya lalu lintas udara di Indonesia.

Sejak ada tarif baru pesawat, pihak PT. Angkasa Pura 1 merekam grafik penurunan pada sejumlah momen hari besar. Seperti pada lebaran kali ini. Penurnan jumlah penumpang mencapai 34,4 persen dari tahun lalu. Terhitung dari 29 Mei s/d 9 Juni (H-7 s/d H+3).

“Tahun lalu jumlah kedatangan penumpang sebesar 27.055 di 2018 jumlah itu turun ke 17.626 di 2019,” jelas Humas Angkasa Pura 1 Bandara Pattimura Ambon, Adi Heriyanto.

Hal serupa berlaku pada keberangkatan. Tahun ini lalu lintas penumpang hanya sebanyak 17.982 sedangkan di tahun lalu bisa mencapai 27.219 penumpang. Itu berarti hanya ada 35.608 penumpang di 2019 sedangkan di tahun sebelumnya mencapai 54.274.

Lemahnya minat orang bepergian bisa juga disebabkan oleh pengurangan jumlah maskapai. Batik air dalam tahun ini juga menarik maskapainya pada sejumlah rute dari dan ke Ambon. semisal rute Ambon – Jakarta (Soeta).

PT. Angkasa Pura 1 pun mendokumentasikan ada 14 pembatalan penerbangan dengan alasan komersil atau keputsan masing-masing maskapai.

loading...

Jumlah pesawat datang dan berangkat di 2018 sebanyak 649 jumlah itu turun jauh dengan selisih 185 di 2019 dengan hanya menghadirkan 464 unit pesawat. Atau penurunan sebanyak 28,5 persen.

Kondisi itu setali tiga uang dengan pengiriman kargo yang turun hingga 31,3 persen dari 150,265 di 2018 menjadi 103,271 di 2019.

Meski begitu pihak bandara tidak bisa berbuat banyak. Keputusan tarif dan penarikan pesawat menjadi kebijakan tiap maskapai.

“Kami tidak bisa memastikan faktor-faktornya secara pasti. Tapi di sisi lain secara pribadi saya rasa cukup aman utk berasumsi bahwa ada korelasi antara kenaikan harga tiket dan trend traffic penumpang,” tutupnya. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *