Lampu Lalin Mati, Dishub Janji Perbaikan Setelah Ada Alat dari Jakarta

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Tiga persimpangan jalan Kota Ambon hingga kini belum ada rambu traffic light. Usai korsleting saat petir dua pekan lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon pun tengah menunggu modul dan charger baru.

Petir terjadi selama bulan puasa sebelum lebaran. Sebelumnya dinas perhubungan ketika dikonfirmasi mengaku akan menuntaskannya sebelum lebaran.

Hanya saja, modul sebagai alat pengatur sistem lampu lalulintas baru dikirim dari Jakarta pada 20 Mei mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette menjanjikan perbaikan lampu lalin segera setelah ada modul.

“Modul itu seng ada di sini. Katong pesan dari Jakarta. Kemarin lebaran jadi baru datang nanti tanggal 20 Mei,” janjinya.

Setelah ada modul tahap berikutnya yakni mendatangkan teknisi untuk perbaikan. Diperkirakan sekitar seminggu setelah teknisi datang barulah lampu lalin berfungsi normal.

Untuk perbaikan modul usai tersambar petir memakan anggaran sekitar Rp 200 juta. Itu untuk kebutuhan penggantian modeul di tiga titik;

Simpang Jalan Sultan Hairun – Jalan A Y. Patty, Jalan Yan Paays – Jalan Said Perintah – Jalan Sultan Hairun dan simpang Jalan Pattimura – Jalan Benteng Kapaha. Dan perbaikan lampu lalin di titik lain.

“Untuk itu dishub meminta maaf kepada warga kota atas ketidaknyamanan dan keamanan ini,” tuturnya.

Pihaknya berjanji untuk menntaskan perbaikan lampu lalin itu demi keamanan pengguna jalan. (PRISKA BIRAHY)