Langganan Banjir, Pelayanan di Kantor Capil Ambon Dihentikan

Langganan Banjir, Pelayanan di Kantor Capil Ambon Dihentikan

SHARE
Petugas mengerahkan mesin alkom untuk mengeringkan banjir di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon, Selasa (15/5/2018).

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Hujan deras yang mengguyur Ambon sejak Selasa (15/5/2018) pagi hingga siang, menyisahkan banjir setinggi lutut orang dewasa di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon. Para pegawai beralih tugas mengevakuasi barang-barang elektronik di dalam kantor serta sejumlah berkas agar tak terendam banjir.

Tiap kali hujan dengan intesitas deras mengguyur, Kantor Capil yang berlokasi di Belakang Soya itu tergenang air. Ini tentu bukan ke satu atau dua kali. Lokasi bangunan yang cukup rendah dari permukaan tanah mengakibatkan air mengalir masuk. Drainase yang ada sekitar kantor tak cukup untuk menampung debit air.

Dari pantauan Terasmaluku.com ukuran saluran air tak lagi muat menampung sampah yang terbawa air. Sampah sampah yang tersumbat di selokan menyebabkan air tumpah ke jalan dan tak dapat terbendung lagi

Lagi lagi, pelayanan di kantor Capil itu diliburkan. Petugas beramai-ramai membersihkan ruangan yang kemasukan air agar lekas kering.“Gedung kantor berada di area yang rendah, ditambah drainase yang tidak memadai,” papar Jerry salah seorang petugas di Kantor Capil.

Kapasitas tampung di drainase yang minim akibatkan air meluap bersama sampah yang terbawa. Tak heran tiap kali hujan Jerry menyebut kantor mereka menjadi langganan banjir. Aktifitas pelayanan kepada masyarakat pun dihentikan. Seluruh perangkat elektronik dimatikan mencegah konslet.

Yang menjadi fokus pengerjaan pagi tadi yakni pada selokan di belakang kantor. “Dia tasumbat, jadi harus kasi bersih,” lanjutnya. Bersama dengan karyawan lainnya mereka mengangkat sampah yang maupun tanah yang menyumbat selokan. Petugas beserta karyawan kantor menggunakan alat seadanya untuk menanggulangi banjir.

Pihaknya juga meminta bantuan dari pemadam kebakaran untuk menyedot air menggunakan alat. Pasalnya bila memakai alat seadanya bakal memakan waktu, dan pelayanan kembali diuundur. Kantor yang jadi langganan banjir itu memang amat membutuhkan perbaikan khusus saluran air atau drainase. Yakni melebarkan drainase serta rutin mengangkat sampah yang mandeg di selokan. (BIR)