Layanan Pertama RSUP dr. Johannes Leimena Kepada 10 Pasien Covid-19

by
Lima orang pasien covid-19 rujukan RSUD dr. Haulussy tiba di depan IGD RSUP dr. J. Leimena dan berswafoto bersama petugas kesehatan ber-APD, (27/5). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – RSUP dr. Johannes Leimena, Ambon kali pertama beroperasi dan diresmikan oleh 10 orang pasien covid-19. Mereka merupakan pasien transfer dari RSUD Dr. Haulussy Ambon yang didatangkan bertahap.

BACA JUGA : RSUP dr. J. Leimena Beroperasi, Langsung Tangani Pasien Covid-19

Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 12.00 WIT, ambulans RSUD membawa seorang pasien lebih dulu ke RSUP yang berlokasi di Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon itu. Berselang tiga jam, satu unit mobil kembali membawa pasien dari RSUD dr. M. Haulussy Ambon.

Dari pantauan wartawan, kelima pasien perempuan itu diturunkan di area merah yakni depan pintu IGD RSUP. Mereka turun dengan ditemani empat orang tenaga kesehatan dengan APD.

Kelima orang itu sempat berdiri beberapa saat di depan pintu masuk APD sambil berswafoto dengan petugas kesehatan. Tak ada kesan kondisi tubuh yang sakit. Sebab masing-masing pasien terlihat membawa sendiri tas ransel berisi pakaian. Tidak ada alat bantu pernapasan atau kursi roda untuk membantu berjalan. Semua mereka lakukan sendiri sambil terus dikawal petugas ber-APD.

Direktur Utama RSUP dr. Johannes Leimena Ambon, dr. Calestinus Munthe Sp.KJ, M.KeS menyatakan hari ini, Rabu (27/5/2020) merupakan hari pertama rumah sakit itu beroperasi. “Hari ini pertama kali layani pasien. Pasiennya rujukan dari rumah sakit umum daerah 10 orang,” jelas Munthe.

Sesampainnya di rumah sakit, pasien akan langsung dibawa ke ruang rawat lantai 6. Menurutnya penempatan pasien dimulai dari lantai 6. Satu lantai terdiri dari 20 kamar.

Loading...

Terkait pemindahan pasien itu lebih jauh Munthe menjelaskan, RSUD dr. M. Haulussy  diupayakan kembali beroperasi normal untuk melayani pasien umum. Selama ini RSUD ada di masa sterilisasi usai ada tenaga medis terpapar virus. Layanan pun memang dikhususkan hanya untuk tangani pasien covid-19.

Akhirnya banyak pasien umum tak terlayani dengan baik. Untuk itu pemerintah daerah menyiasatinya dengan lakukan pemindahan ke RSUP. Pasien covid-19 terkonsentrasi di RSUP dr. Johannes Leimena dengan kapasitas tampung 200 tempat tidur. “Supaya RSUD bisa berikan pelayanan ke pasien umum,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP dr. Johannes Leimena Ambon, Dokter Yan Aslian Noor, MPH secara terpisah menjelaskan kepada wartawan. Yan menegaskan bahwa pasien-pasien yang masuk ke RSUP bukanlah pasien baru melainkan transfer.

“Ini semua pasien transfer dari rumah sakit sebelumnya. Tidak bisa orang sakit terus ujug-ujug datang untuk berobat. Kita terimanya hanya pasien transfer,” terangnya, Senin (26/5/2020) usai melakukan RDT tenaga administratif di lobi rumah sakit.

Layanan yang aktif saat ini hanya dua. Yakni rawat inap dan instalasi gawat darurat (IGD). Sebelumnya ada tiga layanan yang rencananya aktif saat operasi. Yakni Rawat inap, IGD dan ICU. Namun untuk layanan ruang ICU masih menunggu kooordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku. (PRISKA BIRAHY)

BACA ARTIKEL MENARIK LAIN PRISKA BIRAHY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *