LBH Pers Ambon Gelar Training Hukum Pers Bagi Penyidik Polres Malra

by
LBH Pers Ambon Gelar Training Hukum Pers Bagi Penyidik Polres Malra Jumat (28/10).

LANGGUR_ Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Ambon bekerjasama dengan Yayasan TIFA menggelar Pelatihan Hukum Pers untuk penyidik di jajaran Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tenggara (Malra) Jumat (28/10). Training ini melibatkan 15 penyidik dari Polres dan Polsek di Kabupaten Malra dan Kota Tual. Program Manager LBH Pers Ambon Insany Syahbarwaty menyatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian training serupa yang digelar di lima kabupaten kota lainnya di Maluku. Ia menyatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman implementasi Undang-Undang Pers di kalangan para penyidik. “LBH Pers Ambon sudah memberikan training kepada sekitar seratusan penyidik di lima kabupaten kota, selama dua tahun terakhir,” katanya.
Direktur LBH Pers Jakarta Nawawi Bahrudin, saat menyampaikan materi hukum pers kepada penyidik di jajaran Polres Malra menyatakan, pentingnya pemahaman hukum pers sehingga dapat menangani kasus pers sesuai mekanisme undang-undang pers. Menurut Nawawi, yang dimaksudkan dengan mekanisme hukum pers adalah jika penyidik menerima aduan dari orang yang merasa dirugikan oleh sebuah berita maka sebaiknya menyarankan menggunakan hak jawab atau hak koreksinya atas pemberitaan itu. Jika hak jawab dipenuhi maka selesai kasus tersebut. Jika tidak dipenuhi maka terjadi sengketa, yang berimplikasi kelanjutan kasus dengan meminta rekomendasi Dewan Pers.
Masih kata Nawawi, jika terjadi mediasi maka kasus selesai, jika berlanjut maka pada tingkat perdata atau pidana, penyidik menggunakan rekomendasi Dewan Pers terkait ada atau tidaknya pelanggaran etika dari kasus tersebut. ‘’Yang patut dipahami oleh penyidik jika sampai di tingkat ini penyidik harus menggunakan UU Pers dalam proses hukumnya,’’ tegas Nawawi. Para penyidik yang mengikuti kegiatan ini mengakui pentingnya pelatihan ini untuk bisa memahami lebih jauh tentang tugas dan fungsi jurnalis dalam menjalankan tugasnya, serta mekanisme UU Pers agar dapat mereka gunakan dalam proses hukum terkait kasus pers.
Selain pelatihan hukum pers, LBH Pers Ambon juga menggelar pelatihan etika dan keamanan jurnalis dalam peliputan serta menemui institusi penegak hukum di Maluku Tenggara untuk mensosialisasikan UU Pers. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan melibatkan 20 jurnalis dari tiga kabupaten kota yakni, Tual, Malra dan Kepulauan Aru. (GUS)