Lepas Caleg Golkar, Airlangga Tantang DPD Menangkan Golkar 20 Persen Di Maluku

Lepas Caleg Golkar, Airlangga Tantang DPD Menangkan Golkar 20 Persen Di Maluku

SHARE
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan panji Partai Golkar kepada perwakilan Caleg saat temu kader dan konsolidasi pemenangan Golkar di MCM Tantui Kota Ambon, Juamat (8/2/2019) malam. FOTO : ALFIAN SANUSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan  temu kader dan konsolidasi bagi pemenangan Partai Golkar di Provinsi Maluku. Temu kader dan konsolidasi yang dihadiri pengurus DPD Maluku, Ketua dan Sekretaris DPD II se Maluku serta ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar ini berlangsung di Maluku City Mall (MCM) Tantui Ambon, Jumat (8/2/2019) malam.

Dalam temu kader ini, Airlangga juga secara resmi melepas dan sekaligus penugasan kepada calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota se Maluku yang akan bertarung di Pileg 17 April 2019.

“Apakah saudara-saudara siap menyerap aspirasi rakyat, saudara – saudara kami minta untuk menyapa rakyat, menarik simpati rakyat, dan memenangkan Partai Golkar. Apakah saudara-saudara siap untuk itu,” tanya Airlangga, dan langsung dijawab siap oleh perwakilan para Caleg.

Airlangga pun menyerahkan panji Partai Golkar kepada seorang perwakilan Caleg, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta. “Kami atas nama para Caleg siap mengibarkan panji-panji Golongan Karya dan siap memenangkan Partai  Golkar di Maluku,” kata Ely Toisuta saat menerima panji  Partai Golkar dari Airlangga.

Dalam orasi politiknya, Airlangga menantang Ketua DPD Partai Golkar Maluku Said Assagaff dan seluruh kader untuk menangkan Partai Golkar lebih dari 20 persen di wilayah Maluku.”Saya tantang Ketua Golkar Maluku di Pileg 17 April nanti partai bisa menang di Maluku dengan target 20 persen,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan, jika Maluku merupakan lumbung suara Partai Golkar, maka seharunya target 20 persen ini bisa dicapai. Airlangga menegaskan, kenapa target 20 persen itu harus.  Karena jika menang pada Pileg diangka tersebut, maka Golkar yang akan memutuskan atau menentukan sendiri siapa calon bupati maupun gubernur yang akan maju saat Pilkada, tanpa melibatkan partai lainnya.”Kenapa harus target menang  20 persen di Pileg, karena yang mau maju Bupati dan Gubernur, kita putuskan sendiri, tidak usah yang lain (Partai lain),” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua DPD Golkar Maluku mengatakan pihaknya menargetkan 1 kursi DPR RI dari Golkar. Namun menurut  Airlangga, hal itu bukan menjadi target. Karena dari dulu, Golkar Maluku hanya bisa menang satu kursi saja  untuk DPR RI.”Sehingga sekarang harus kita bikin sejarah baru di Maluku, Golkar harus targetkan  dua kursi di DPR RI,” kata Airlangga.

Sedangkan untuk DPRD Provinsi Maluku dari target delapan kursi menurut Airlangga  harus menjadi sembilan kursi, karena Gubernur dan Walikota Ambon berasal dari Golkar.”Sehingga kedepan untuk  Ketua DPRD itu harus dari Golkar. Dan itu harga mati,” tandasnya.

Konsolidasi ini selain untuk pemenangan Partai Golkar di Maluku juga untuk kemenangan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma”ruf Amin di Maluku saat  Pilpres 17 April 2019. “Golkar Maluku menang dan Jokowi juga harus menang di Maluku,” katanya. (ALFIAN SANUSI)

loading...