Lewat Tatap Layar, Pemuda MBD Galang Dana Untuk Anak Tukang Becak Derita Gizi Buruk di RST Ambon

by
Anak-anak MBD yang tergabung dalam GMBK menyerahkan bantuan kepada Imanuel Laicerewy anak gizi buruk yang dirawat di RST Ambon, Senin (31/8/2020). Bantuan ini merupakan habil penggalangan dana saat webinar yang mereka gelar. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Organisasi kepemudaan asal Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Gerakan Membangun Bumi Kalwedo (GMBK) menggelar seminar secara daring atau webinar kesehatan, Minggu (30/8/2020).

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, lewat seminar tatap layar ini, anak-anak MBD melakukan charity, penggalangan dana untuk membantu Imanuel Laicerewy, seorang anak asal MBD yang menderita gizi buruk. Anak seorang tukang becak di Kota Ambon ini, kini dirawat di RST Ambon akibet gizi buruk.

BACA JUGA : Anak Tukang Becak Derita Gizi Buruk Ini Dirawat di RS dr Latumeten Ambon

BACA JUGA : Widya Datangi Tiga Anak Derita Gizi Buruk, Kanker dan Hidrosepalus di Ambon

Webinar yang didukung NARA MBD dan Komunitas Rumah Baper ini menghadirkan sejumlah narasumber termasuk Theosobia Grace, akademisi Kemenkes Kedari. Bantuan berupa uang terkumpul dalam penggalangan dana ini.

Ketua GMBK Dames Lewansorna mengatakan hasil penggalangan dana lewat webinar itu langsung diserahkan ke Imanuel bersama orang tuanya yang kini berada di RST Ambon. Dames berharap bantuan ini dapat membantu pemulihan Imanuel.

“Perwakilan GMBK mengunjungi Imanuel bersama ayah dan ibunya di RST Ambon untuk menyerahkan bantuan yang telah dikumpulkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dari keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dari adik Imanuel,” tutur Dames.

Setelah dirawat selama seminggu, Imanuel telah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Raut wajah lemas yang dialami sebelumnya, kini telah berubah. Imanuel terlihat sehat dan bahagia, walaupun masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihan.

Loading...

“Orang tua dari Imanuel mengucapkan terima kasih yang tulus, bagi semua pihak yang telah tergerak hati untuk membantu Imanuel. Harapan mereka, semoga Imanuel segera pulih dan dapat menikmati hidup seperti anak-anak lainnya,”ungkap Dames.

Dames juga mengatakan webinar kesehatan yang digelar GMBK juga merekomendasikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian pemerintah terutama Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Yakni, selayaknya pemerintah bersinergi dengan pihak-pihak terkait seperti akademisi dan praktisi guna memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Pemerintah juga dalam hal ini Dinas Kesehatan, ditengah pandemi covid-19, seharusnya lebih serius dalam meningkatkan imunitas dan sistem imun anak (yang gizinya Buruk). “Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penanganan masalah Gizi buruk di Provinsi Maluku,” kata Dames.

Dames menjelaskan GMBK bertempat di Kota Ambon, dibentuk pada 17 Agustus 2020 dengan tujuan menghimpun dan memperkuat kapasitas pemuda, mahasiswa dan pelajar asal MBD yang ada di Provinsi Maluku dan provinsi lainnya serta yang ada di luar negeri.  Organisasi GMBK juga dibetuk dengan tujuan mengontrol semua kebijakan pemerintah dan membantu pemerintah untuk menyukseskan program-program pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan di MBD.

Setelah terbentuk pada 17 Agustus 2020, anak-anak MBD ini langsung melakukan kegiatan penggalangan dana membantu Imanuel lewat webinar. Kegiatan ini perdana dilakukan pasca pelantikan pengurus. “Kami berkomitmen kedepan bisa berbuat lebih banyak lagi untuk MBD,” kata Dames. (Kontibutor Yamres Pakniany)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *