Lima Pelaku Curanmor Diringkus Polresta Ambon, Masalah Ekonomi Menjadi Motif Tersangka Mencuri

by
Empat dari lima tersangka yang ditangkap aparat Polresta Ambon terkait kasus curanmor digiring saat jumpa wartawan di Mapolresta Ambon, Jumat (31/1/2020). FOTO : HUMAS POLRESTA AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat Polresta Ambon berhasil menangkap lima orang pelaku pencurian motor (Curanmor) di Kota Ambon. Lima pelaku    berinisial SHP, FA, YR, SP dan YM. Dari lima orang tersebut, tiga orang merupakan residivis dengan kasus serupa yang baru bebas menjalani hukum di Lapas Ambon.

BACA JUGA : Nyabu, Enam Warga Ditangkap Aparat Polresta Ambon 

“Pelaku yang kita tangkap ada lima orang, satu orang masih dibawah umur yang merupakan residivis dan sudah kami limpahkan ke jaksa.  Dan saat ini ada empat orang lagi kita proses, dari empat itu dua orang residivis dengan kasus yang sama Curanmor,” kata Kapolresta Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang saat jumpa pers di Mapolresta Ambon, Jumat (31/1/2020).

 

Kapolresta Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang memberikan keterangan pers terrait pengungkapan kasus curanmor di Mapolresta Ambon, Jumat (31/1/2020). FOTO : HUMAS POLRESTA AMBON

Simatupang mengaku, pihaknya telah mengungkap sebanyak tujuh tempat kejadian pencurian kendaraan bermotor di Kota Ambon dengan barang bukti motor hasil curian.”Kami telah mengungkap sebanyak tujuh TKP, barang bukti yang sudah diamankan itu ada lima motor, sisanya masih kita kembangkan lagi,” ujarnya.

Saat jumpa pers ini, empat dari lima tersangka diperlihatkan termasuk barang bukti sepeda motor hasil curian. Simatupang mengatakan, motif dari pelaku Curanmor ini karena terkendala ekonomi, sehingga motor yang dicuri akan dijual lagi di wilayah Pulau Seram dengan harga murah.

“Hasil pemeriksaan para tersangka, mereka mengakui mencuri karena masalah ekonomi. Hasil curian motor akan dijual di Pulau Seram dengan harga kisaran 3 juta rupiah, namun kendaraannya belum sempat terjual sudah kita tangkap,” kata Simatupang.

Akibat mencuri motor, para tersangka kini ditahan di Polresta Ambon, mereka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. Simatupang juga mengakui kasus Curanmor di Kota Ambon saat ini cukup tinggi angkanya. Dalam sebulan terakhir ini saja sudah ada 20 kejadian pencurian sepeda motor di wilayah Kota Ambon.

“Kasus Curanmor di Ambon sekarang sangat tinggi, para pencuri ini mereka cukup ahli untuk mengambil sepeda motor, mereka menggunakan kunci T untuk merusaki rumah kunci. Kami minta pemilik kendaraan untuk waspadai atas maraknya kasus pencurian ini,” ujarnya. (ALFIAN SANUSI)