Listrik Padam, Warga Elat Rame-Rame Bawa Barang Elektronik Rusak ke PLN

by
Warga membawa barang elektronik rusak ke PLN Ranting Elat, Selasa (26/9). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-MALRA-Ada pemandangan berbeda di Kantor  PT. PLN (Persero) Rating Elat Kabupaten Maluku Tenggara (Malra)  Selasa (26/9) siang. Sejumlah warga Desa Depur Lingkungan Wakatran Kecamatan Kei Besar Tengah, Malra  membawa sejumlah barang elektronik seperti kulkas, tv, rice cooker, hp dan lampu  rusak ke PLN Ranting Elat.

Sebagian warga menggunakan mobil truk mengangkut barang elektronik yang rusak itu ke Kantor PLN.  Pelanggan  PLN ini menuntut  pihak PLN mengganti rugi atas  kerusakan barang elektronik mereka akibat pemadaman listrik di wilayah itu.

“Gangguan (pemadaman)  listrik yang terjadi  Senin (25/9) malam menyebabkan barang – barang elektronik kami  tiba rusak. Karena itu PLN harus mengganti kerusakan ini, karena rusak setelah lampu padam,” kata warga Desa Depur Amirudin Rahaleb di Kantor PLN Ranting Elat.

Ia merincikan, barang elektroniknya yang rusak diantaranya, dua buah hp, TV, rice cooker pemasak nasi serta balon-balon lampu di rumahnya. Menurut Amirudin, bukan hanya barang elektronik  dirinya  yang rusak, tapi barang elektronik milik warga lainnya juga mengalami hal yang sama.

Kulkas warga rusak

“Kami membawa barang elektronik  ke PLN Ranting Elat, menuntut ganti rugi ataupun pemulihan terhadap alat-alat elektronik kami yang rusak, akibat mati lampu,” kata Amirudin.

Ia menyatakan, kejadian ini bukan yang pertama kali, namun sudah terjadi berulang kali di Kecamatan Kei Besar. Padahal menurutnya, PLN Ranting Elat sudah  mengerjakan perbaikan jaringan serta upaya peningkatan daya untuk pemenuhan kebutuhan  listrik pelanggan.

Namun kenyataanya menurut Amirudin,  listrik masih padam di wilayah itu, sehingga menyebabkan perabot elektronik warga rusak. Petugas PLN Ranting Elat tidak bisa berbuat apa – apa saat warga rame – rame membawa peralatan elektronik yang rusak itu.

Sementara itu,  upaya media mengkonfirmasi pihak PLN Ranting Elat terkait masalah ini belum bisa dikonfirmasi karena  pimpinan PLN Ranting Elat berada di luar daerah. Manager Area PT. PLN Tual, Wahidin yang dihubungi lewat selulernya tidak menjawab.   (AS)