Maggurebe Arumbai di Festival Teluk Ambon Meriah

by
Suasana di Teluk Ambon saat manggurebe arumbai dalam Festa Teluk Ambon 2017, Sabtu (9/9). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dinas Pariwisata Provinsi Maluku menggelar lomba Arumbai atau Manggurebe Arumbai di Teluk Ambon, dalam  Festival Teluk Ambon 2017,  Sabtu (9/9) siang. Arumbai Manggurebe dilepas Kapolda Maluku Irjen Pol. Deden Juhara dari Pantai Tirta Kecana Amahusu dengan finish di Jembatan Merah Putih  (JMP) Ambon.

Ada enam peserta arumbai ikut lomba dengan jarak  tempu sekitar 10 mil itu hingga finish.  Enam peserta  itu yakni, Arumbai Negeri Haria, Arumbai Nohas (Nolloth, Haruku-Samet), Arumbai Nolloth,  Arumbai Latuhalat dan dua Arumbai Silale Nusaniwe Ambon.

Begitu dilepas, peserta berlomba untuk capai finish pertama. Pertarungan ketat terjadi antara Arumbai Nohas dan Arumbai Haria. Sejak star hingga memasuki finish kedua tim ini jaraknya  tidak terpaut jauh. Hingga akhirnya kedua tim saling klaim menang perlombaan ini.

Arumbai Manggurebe ini membuat Festival Teluk Ambon makin meriah. Ribuan orang memadati JMP, baik diatas maupun dibawa  JMP untuk menyaksikan perlombaan ini. Tidak hanya itu puluhan speedboat, perahu dan kapal, pendukung tim arumbai ikut meramaikan perlombaan di Teluk Ambon.

Namun kehadiran para pendukung dengan berbagai trasportasi itu membuat perlombaan terganggu. Arus dan gelombang dari speedboat, perahu dan kapal-kapal tersebut menambah beban peserta lomba mendayung arumbai mereka, apalagi berbagai transportasi itu berada di depan arumbai.

Arumbai Nohas dan Arumbai Haria

Bahkan dua speedboat terbalik karena saling bertabrakan akibat banyaknya transportasi di Teluk Ambon terutama dibawa JMP.  Festival Teluk Ambon 2017 sendiri dibuka Gubernur Maluku Said Assagaff pada Jumat (8/9) di Taman JMP. Kegiatan ini digelar untuk mempromosikan potensi wisata bahari Teluk Ambon.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku Habiba Saimima menyatakan,  Manggurebe Arumbai menjadi daya tarik tersendiri di Festival Teluk Ambon 2017. Namun ia mengakui, akibat  kesalapahaman antara pendukung tim arumbai sehingga menimbulkan sedikit kericuhan  warga.

Namun itu tidak berlangsung lama karena berhasil dilerai aparat keamanan.“Untuk pemenang  Arumbai Manggurebe kita belum umumkan saat ini, kami harap semua pihak bisa menerima hasilnya nanti,” kata Saimima.

Ia juga menyatakan, untuk mengatasi hal – hal yang tidak diinginkan, pada Sabtu sore, pihaknya menggelar pertemuan dengan Raja Nolloth dan Raja Haria, tokoh masyarakat dengan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Lease AKBP Sucahyo Hadi di Mapolres. (ADI)