LSI : Pilkada MBD, Pasangan Benyamin-Agustinus Masih Berpotensi Menang

by
Peneliti LSI, Ikrama Masloman memaparkan hasil survei LSI dalam jumpa pers di Hotel Pasific Ambon, Senin (30/11/2020). FOTO: ALFIAN SANUSI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Menjelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 di Maluku Barat Daya (MBD), elektabilitas petahana Benyamin Noach-Agustinus masih kokoh diatas 50 persen bila dibandingkan dengan dua pasangan lainnya.

Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Ikrama Masloman mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers di Hotel Pasific Ambon, Senin (30/11/2020). “Pasangan petahana Benyamin-Agustinus berpotensi menang dengan elektabilitas 54,9 pesen, jauh dibawah lawannya, dengan margin eror 5 persen saja” kata Ikrama.

Sementara itu kata Ikrama, pasangan Nikolas Kilikily – Desianus Orno berada pada posisi kedua dengan elektabilitas sebanyak 12 persen, sedangkan pasangan Jhon Nimrot Lenupun – Dolfina Marcus 7,4 persen saja. “Kalau potret pemilih di segmen perempuan dan emak-emak mayoritas memilih pasangan petahana,” katanya.

Dia mengaku, ada tiga alasan mengapa petahana berpotensi menang di Pilkada MBD 9 Desember 2020 yakni, tingkat popularitas dan pengenalan tertinggi, petahana unggul di semua aspek. Aspek personaliti diatas 70 persen, dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap petahan diatas 75 persen.“Walaupun demikian tetap masih ada peluang menang juga bagi para pendatang (calon lainnya,” ujar Ikrama.

Dia menambahkan, pihkanya telah mengkaji jika ada empat faktor yang dapat mengubah dukungan terhadap pasangan lainnya. Yakni, pemilih mengambang, karena mereka yang masih ragu dan menentukan pilihan itu sebanyak 38 persen, kedua jika penantang melakukan mobilisasi secara besar-besar. Yang ketiga tingkat partisipasi pemilih atau mereka yang golput tinggi.

“Sedangkan yang terakhir itu jika diakhir menjelang finish Pilkada petahana terjerat masalah hukum. Itu saja yang bisa mengalahkan petahana,” tutupnya. (ALFIAN SANUSI)