Mahasiswa UIN Jakarta Gelar KKN di Tual

by
Mahasiswa UIN Syarif Hidayattulah Jakarta tiba Desa Lebetawi Kecamatan Dullah Utara Kota Tual, Selasa (1/8). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

 

TERASMALUKU.COM,-TUAL-Sebanyak 19 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayattulah Jakarta, yang tergabung dalam tim Ekspedisi Nusantara Jaya tiba di  Kota Tual, Maluku, Selasa (1/8).  Tim  tiba dengan menggunakan kapal milik PT.Pelni di Pelabuhan Tual  dan disambut  Asisten III Bidang Administrasi Umum  Pemkot Tual Syamsudin Tamher didampingi Kabag Humas, Muchsin Ohoiyuf.

Tim ekpedisi ini  kemudian diserahkan ke pemerintah dan masyarakat Desa Lebetawi Kecamatan  Dullah Utara Kota Tual, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa itu.  Kegiatan yang dilakukan para mahasiswa ini di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan pemberdayaan potensi yang ada di desa tersebut.

Ketua rombongan mahasiswa UIN Syarif Hidayatulah Jakarta, Reza Iqbal Fahrozi mengatakan, program KKN yang dilakukan bersinergi dengan program Kementerian Pariwisata Bidang Kemaritiman, yang menggandeng 45 Universitas di Indonesia.

Menurut dia, Desa Lebetawi sebagai salah satu desa pesisir di Kota Tual memiliki potensi yang begitu besar, terutama di bidang kemaritiman. Sasaran program ekspedisi ini menurutnya  adalah membangun sumber daya manusia di desa tersebut agar dapat mengolah potensi yang ada demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. “Tujuan ekspedisi ini tidak jauh dari program Presiden Joko Widodo, yang mencanangkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” katanya.

Sesuai rencana, 19 mahasiswa UIN Syarif Hidayatulah Jakarta itu akan menetap selama satu bulan di Desa Lebetawi.Mereka akan tinggal di rumah warga desa itu.   Assisten III Pemerintah Kota Tual, Samsudin Tamher, mengatakan kedatangan tim ekspedisi Nusantara Jaya 2017  ini merupakan hal yang positif bagi masyarakat di desa tersebut.

Para mahasiswa yang tergabung di dalamnya diharapkan dapat memetakan seluruh potensi yang ada di Desa Lebetawi, sehingga dapat dibangun dan dikembangkan.  “Potensi yang sudah diketahui bersama yakni pariwisata dan perikanan, sehingga itu benar-benar menjadi prioritas unggulan yang harus dicermati oleh tim ekspedisi ini,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah Desa Lebetawi dapat dapat menerima tim ekspedisi itu dengan baik, dan masyarakatnya mendukung dengan membantu kelancaran aktivitas para mahasiswa, dan saling bertukar pikiran. (AS)