Malu, Sembilan Anggota Polisi Tidak Hadir Saat Upacara Pemecatan

by
Seorang petugas kepolisian membubuhkan tulisan PTDH pada pigura foto sembilan angola polisi yang dipecat tidak hormat dalam upacara yang dimpin Kapolda Maluku itu. FOTO: Alfian

TERASMALUKU.COM,–AMBON-Upacara pemecatan anggota polisi tidak dihadiri oleh kesembilan orang itu. Kehadiran mereka hanya diwakilkan dengan foto yang kemudian diberikan tulisan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada pigura oleh seorang petugas kepolisian.

Polda Maluku melakukan pemecatan terhadap sembilan anggota polisi yang digelar di Lapangan Tahapary Tantui Ambon, Kamis (17/1/2019). Dari sembilan anggota yang dipecat, empat dari Satuan Brimob Polda Maluku, dua anggota Polda Maluku, dua anggota Polres Maluku Tengah (Malteng) dan satu Polres Maluku Barat Daya (MBD). Untuk di Malteng  dan MBD mereka melakukan upacara pemecatan di Polres setempat.

Ketidakhadiran mereka bukan baru kali ini. Bahkan saat proses sidang etik pun sembilan orang ini absen. Mereka juga sempat dicari oleh petugas, namun kabarnya tidak lagi ada di Ambon.

“Kita berhentikan secara tidak hormat anggota polisi. Enam dari Polda Maluku, 2 anggota di Maluku tengah dan 1 anggota di Maluku Barat Daya (MBD). Mereka tidak hadir saat upacara pemecataan, tidak tau kema mereka” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa.

Sebagian besar anggotanya itu diberhentikan lantaran desersi atau meninggalkan tugas dinas dalam wkatu lama. Sedang sisanya terjerat kasus asusila dan penelantaran keluarga. “Karena sudah tidak ada kejelasan administrasi pada kita, kita pecat secara tidak hormat,” ungkapnya.

Ketidakhadiran mereka itu juga bisa jadi malu lantaran mangkir dari tugas negara yang diemban. Kabid Humas Polda Maluku M. Roem Ohoirat membenarkannya. “Mereka sudah lari, pasti mereka malulah untuk ikut upacara pemecatan,” singkat Ohoirat. (ALFIAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *