Maluku Catatkan Peningkatan Kasus Tertinggi Dalam Sehari, Jubir Satgas : Ini Memprihatinkan

by
Infografis kasus Covid-19 di Provinsi Maluku per Minggu 4 Juli 2021. Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Maluku alami peningkatan kasus Covid-19 tertinggi dalam sehari. Dimana pada Minggu 4 Juli 2021 kemarin, tercatat bertambah sebanyak 278 kasus baru, tiga pasien kasus baru diantaranya meninggal dunia. Terbanyak masih dari Kota Ambon

Berdasarkan update data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dari 278 kasus tersebut dapat dirincikan berasal dari Kota Ambon sebanyak 270, dua diantaranya meninggal dunia yakni pasien berinisial MWA (50) dan WR (24).

Kemudian ada Kabupaten Maluku Tengah yang bertambah 8 kasus baru, satu diantaranya meninggal dunia berinisial AM (62).

Ini sekaligus jadikan jumlah pasien Covid-19 di Maluku yang meninggal dunia menjadi 149 dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 9.345. Sementara pasien sembuh dilaporkan bertambah sebanyak 9 orang dari Kota Ambon. Total pasien sembuh di Maluku tercatat sebanyak 7.731.

                                                                                     dr. Adonia Rerung. FOTO : ISTIMEWA

“Ini kenaikan kasus tertinggi dalam sehari di Maluku. Cukup memprihatinkan ya,”ujarnya menjawab terasmaluku.com via seluler Senin (5/7/2021).

Sedangkan pasien dalam perawatan di Maluku tercatat sebanyak 1.465, meningkat akibat peningkatan jumlah kasus baru tersebut.

Data sebaran perkabupaten/kota yaitu di di Ambon 896, Kepulauan Aru 427, Maluku Tengah 84, Tual 17, Kepulauan Tanimbar 14, Buru 13, SBB 7, Buru Selatan 4 dan Maluku Tenggara 3 pasien dalam perawatan.

Menyinggung langkah antisipasi yang bakal diambil mengingat kasus aktif di Maluku alami peningkatan signifikan belakangan ini terutama di Kota Ambon, ibukota Provinsi, kata Rerung menambahkan hari ini akan dilakukan rapat di Korem 151/Binaiya Ambon.

Selain di Korem, di Balai Kota Ambon juga Pemkot Ambon juga tengah menggodok skema penanganannya.

“Mau rapat lagi di Korem membahas berbagai hal antisipasi dan di (Pemkot) Kota juga untuk kebijakan yang akan dikeluarkan,”tandasnya. (Ruzady)