Maluku Dapat Bantuan, 2.000 APD Siap Distribusi Senin

by
Ilustrasi/Dokumentasi Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM, AMBON – Maluku kedatangan 2.000 paket alat pelindung diri (APD) dari pemerintah pusat. Paket ini tiba di Ambon pada Jumat siang (27/3/2020) dan akan didistribusikan pada Senin depan.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan bantuan itu diberikan melalui diberikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP). “Iya sudah (tiba di Ambon). Ada masing-masing 2000 paket,”jawabnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/3). 2.000 paket itu akan disalurkan ke sejumlah rumah sakit dalam memantu penanganan pasien COVID-19.

Lebih lanjut dia menjelaskan APD yang datang merupakan pakain pelindung lengkap. Mulai dari sepatu, celana, jubah, sarung tangan masker dan topi pelindung. Keterbatasan APD saat ini memang tengah menjadi masalah di hampir tiap daerah.

Termasuk Maluku yang cukup berjarak dari ibu kota. APD menjadi barang langka dan perlu mendapat perhatian serius. Apalagi makin banyak pasien yang masuk dengan keluhan-keluhan tertentu.

Loading...

APD, kata Kasrul terus diupayakan oleh pemda untuk kebutuhan tenaga medis di Maluku. Ninimal setiap seminggu terus dilakukan penambahan. “Isinya lengkap satu paket dari kaki sampai kepala. Sekarang sudah diamankan  di gudang (BPBD Maluku),”sambungnya.

Dari jumlah itu tidak semuanya ada di Ambon. Distribusi APD sumbangan pempus itu akan digelar di sejumlah kota kabupaten di Maluku pada Senin. namun Kasrul belum dapat memastikan jumlah detilnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, dr. Meikyal Pontoh telah membuat rincian pembagian berdasar kebutuhan tenaga medis di Maluku. yakni masing-masing kota kabupaten menerima 50 paket APD. “Untuk sementara setiap RS di kabupaten/kota akan mendapat 50 pasang,”jawab Pontoh.

Untuk rumah sakit rujukan di Maluku seperti RSUD Dr. M. Haulussy, RSUD. dr. PP. Magretty Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KTT) dan RSUP. dr. J. Leimena punya jatah sendiri. APD akan diberikan langsung dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *