Mantan Sekot Tual Kembalikan Aset Daerah

by

TUAL-PASCA diberhentikan sebagai Sekertaris Kota (Sekot) Tual, Basri Adlly Bandjar  mengembalikan semua  aset  milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tual ke Kantor Walikota  pada  Selasa (25/4). Aset negara yang dikembalikan itu diantaranya,  mobil dinas Sekot, dua set kursi, satu buah mesin genset, kamera, laptop serta aset lainnya.

Aset – aset  tersebut digunakan Bandjar saat menjadi Sekot Tual. Banjar sendiri diberhentikan dari jabatannya oleh  Walikota Tual, Adam Rahayaan. Itu disampaikan Walikota  saat  rapat dengan SKPD di Rumah Dinas Walikota Tual Sabtu (22/4).

“Hingga kini saya belum menerima surat penonaktifan  sebagai Sekot Tual, tapi sudahlah kita kembalikan aset – aset daerah, kami menghormati ini semua,” katanya. Bandjar sendiri selama menjadi Sekot  tinggal di rumah pribadinya di Jalan Pokarina Kabupaten Maluku Tenggara,  karena Rumdis Sekot belum  ada.

Sebelumnya Walikota Adam Rahayaan menyampaikan, Bandjar diberhentikan sebagai Sekot Tual. Walikota  mengakui kecewa atas tindakan Bandjar yang membuka kondisi Pemerintah Kota Tual  saat Rapat Dengar Pendapat (RDP)  dengan  DPRD beberapa waktu lalu.

Menurut Walikota, apa yang disampaikan Bandjar saat itu  sama saja  membuka aib pemerintahan yang dipimpinnya. Adam juga menyatakan  sekitar  empat  bulan terakhir ini, Bandjar   sudah tidak lagi berkomunikasi, bahkan undangan dari DPRD dirinya tidak pernah diberitahukan. Hubungan keduanya sudah retak, sehingga membuat Walikota memberhentikan Bandjar.

“Pemberhentian Sekot  ini tidak akan mempengaruhi roda pemerintahan karena ada asisten lainnya,” kata Walikota. Ia juga menyatakan, sudah menyampaikan hal ini kepada Gubernur Maluku Said Assagaff. (DIN)