Masih Ada Sekolah yang Tidak Punya APD Hadapi Kebakaran

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Sekolah tingkat SD hingga SMA di Kota Ambon rerata minim alat pelindung diri (APD) terhadap kebakaran.

Dinas pemadam kebakaran Kota Ambon mencatat dari hasil pemeriksaan di lapangan sejak awal tahun 2021 ada dominasi  sekolah yang tidak dilengkapi alat perlindungan.

“Akhir tahun lalu kita periksa sekolah-sekolah. Baik itu SD SMP maupun yang dikelola provinsi, SMA. Dan dari hasil pemeriksaan sementra alat proteksi itu minim sekali,” beber Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, N. Edwin J. Pattikawa di ruangannya, Senin, (8/3/2021).

Padahal sekolah punya banyak unsur bangunan dan faslitas yang mudah terbakar. Semisal  ruang komputer dan laboratorium. Jika ada pemicu, ruangan-ruangan ini adalah yang paling rentan dan rawan api menjalar.

Sayangnya dari pemeriksaan petugas damkar di lapangan, tidak ada APD (alat pelindung diri) di sekolah tersebut. Beberapa bahkan tidak lagi berfungsi.

Alat pelindung diri yang dimaksud seperti, Safety Helmet, Sabuk Keselamatan, Sepatu Karet, Sepatu pelindung, Sarung Tangan, Tali Pengaman, Penutup Telinga, Kaca Mata Pengaman, Masker, Pelindung wajah dan Jas Hujan.

“Ini yang harus diperhatikan. Nanti kita akan berikan rekomendasi pada sekolah-sekolah untuk melengkapi. Kalau secara turan perda itu wajib. Untuk lindungi dirinya,” lanjut mantan Direktur PDAM Kota Ambon periode 2006-2012 itu.

Selain sekolah bangunan-bangunan berpelat merah juga tak luput dari persoalan ini. Ada banyak bangunan milik pemerintah yang tidak dilengkapi dengan APD kebakaran.

“Kalau kita mau keras betul ikut aturan banyak bangunan di Kota Ambon ini tidak layak. Tidak layak dalam segi proteksi keamana,” lanjut dia.

Edwin menambahkan ada pihaknya telah banyak memaklumi. Padahal banyak bangunan tua di kota yang tidak memungkinkan untuk dipasanagi sprinkle. Itu diperparah dengan instalasi plafon yang rapuh menjadikan pekerjaan ini sulit.

“Ya kita himbau agar bangunan baru perhatikan masalah proteksi. Yang lama mohon dilengkapi dengan alat yang tepat,” sarannya. (PRISKA BIRAHY)