Masih Banyak Uang Lusuh di Maluku, Ini Penyebanya

by
Pecahan uang rupiah dari BI Perwakilan Maluku. FOTO : FRISKA BIRAHY (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sering jumpai uang lusuh saat belanja di toko atau warung. Ternyata banyak aktivitas yang tak kita sadari membuat uang lusuh atau tidak layak edar. Bahkan tak jarang banyak yang menolak saat diberi kembalian uang yang lecek dan lusuh. Pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku, kerap kali mendapati uang lusuh atau tak layak edar beredar di tangan masyarakat.

Tak sedikit pula yang menyimpan dan bertransaksi dengan uang tersebut. Bonaryadi, Kepala Unit Pengolahan Uang Rupiah Bank Indonesia Perwakilan Maluku menjelaskan belum banyak masyarakat yang paham tentang cara memperlakukan uang. “Cara simpan di saku dan diremas bikin uang lusuh,” bebernya kepada Terasmaluku.com, Senin (2/7/2018).

Bonaryadi mengatakan saat menjalankan program Kas Keliling di daerah daerah di Maluku, pihaknya kerap menemui masyarakat yang kurang tepat dalam memperlakukan uang. Salah satunya dengan meremas dan menyimpan uang di saku. Makin banyak kerutan dan diletakan ditempat sempit lambat laun membuat uang jadi lecek dan lusuh. Ada baiknya bila melipat uang teratur baru kemudian dikantongi.

Loading...

Kebiasaan kasir toko menjepit memakai stapler juga membikin uang lusuh. Bila ingin menyatukan atau memilah sejumlah uang, ada baiknya memisahkannya ke dalam amplop. “Bahkan ada yang taruh uang di atas meja yang basah,” lanjut Bonaryadi.

Salah satu kebiasaan yang umum dijumpai di Maluku yakni kebiasaan meletakan yang di atas meja penjualan ikan yang basah. Air yang bercampur dengan amis ikan tak hanya membuat uang bau, tapi juga lusuh. Uang mudah terkoyak dan sobek lantaran basah dan lengket. Sayangnya menurut Bonaryadi pihaknya selalu menemui hal tersebut di pasar.

Salah satu tempat transaksi terbesar itu jadi lokasi peredaran uang lusuh yang cukup besar. Para penjual sering diingatkan akan hal itu. Namun masih saja ada yang lalai dan memperlakukan alat tukar resmi itu secara kurang tepat. Untuk menghindari luasanya peredaran, jangan ragu untuk segera menukarkan uang ke bank.(BIR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *