Mau Lakukan Perjalanan Dalam Daerah di Maluku, Ini Ketentuannya

by
Gubernur Maluku, Murad Ismail. Foto : Humasmaluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail mengeluarkan Surat Edaran yang mengatur ketentuan perjalanan dalam daerah di Maluku.

Berdasarkan SE Gubernur Maluku Nomor : 443-99 Tahun 2021 tertanggal 12 Agustus 2021 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Maluku yang dirilis Humasmaluku, Kamis (12/8/2021) disebutkan pada point ketiga, pelaku perjalanan antar daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan Level 3 di Maluku baik itu menggunakan moda transportasi laut dan darat wajib tunjukan kartu vaksin minimal dosis pertama.

BACA JUGA : Ini Kategori PPKM di 11 Kabupaten/Kota di Maluku

Disamping itu, diwajibkan juga menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1X24 jam sebelum keberangkatan.

Kartu vaksin dikecualikan bagi pelaku perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang, perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyalir komorbid yang tidak dapat divaksin dengan syarat wajib sertakan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit.

Sedangkan untuk daerah dengan kategiri PPKM level 1 dan level 2 wajib tunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2X24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif Rapid test Antigen yang sampelnya diambil dalamkurun waktu 1X24 jam sebelum keberangkatan.

Khusus untuk perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribdai atau kendaraan umum dalam satu wilayah atau kawasan aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan perjalanan yang teah disebutkan diatas.

Namun wajib menuntukan STRP atau Surat Tugas atau surat keterangan perjalanan lainnya. Sementara anak-anak dibawah usia 12 tahun dilarang lakukan perjalanan.

Untuk transportasi perintis wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar atau 3T, ketentuan pada point ketiga diatas tidak berlaku namun pelayaran terbatas sesuai kondisi daerah masing-masing. (Ruzady)