Melibatkan 609 Petani di Banggai, PT Sawindo Cemerlang Realisasikan Kebun Sawit Rakyat 1.362 Hektar

by
Perkebunan sawit rakyat yang dikembangkan PT Sawindo Cemerlang di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. (Antara/HO-PT Sawindo)

TERASMALUKU.COM, BANGGAI,- Perusahaan sawit PT Sawindo Cemerlang (Scem) membangun perkebunan sawit rakyat seluas 1.362 hektar Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dengan melibatkan 609 petani.

Manager Corporate Social Reponsibility (CSR) dan Media Relation Kencana Agri Ltd Lukito Wisnu Putro di Jakarta, Senin menyatakan, persentase kebun sawit masyarakat tersebut mencapai 64 persen dari total luas kebun.

Jumlah persentase tersebut, lanjutnya, melebihi ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 26 Tahun 2007 pasal 11 tentang kewajiban membangun kebun untuk masyarakat minimal 20 persen dari total luas kebun.

“Selain menyerap masyarakat lokal, perseroan juga melibatkan masyarakat untuk menjadi petani plasma,” ujarnya.

Wisnu menyebutkan, dari total 6.038 hektare (ha) izin Hak Guna Usaha (HGU) yang dikantongi perusahaan, anak perusahaan Kencana Agri Ltd tersebut merealisasikan tanam pokok sawit seluas 2.135 ha.

Dari 1.362 ha kebun sawit masyarakat yang melibatkan 609 petani sawit tersebut, tambahnya, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Banggai.

Menurut penuturan Wisnu, petani plasma yang menjadi binaan Scem telah beberapa kali menerima pembagian sisa hasil usaha (SHU) yang mana dalam kurun waktu 2016 sampai 2020 sebesar Rp4.216.108,127.

Dalam waktu dekat ini Scem juga akan memberikan SHU kepada petani sawit binaannya sebesar Rp252 juta, untuk luasan 1.362 ha, sehingga masing-masing pemilik lahan akan memperoleh pendapatan sebesar Rp185.022.

Namun jumlah ini tidak bisa dijadikan sebagai patokan mengingat masing-masing petani sawit binaan Scem ada juga yang memiliki lahan 4 ha sehingga petani tersebut akan menerima SHU sebesar Rp740.088.

“Jika diambil rata-rata berdasarkan jumlah KK, masing-masing akan menerima sebesar Rp413.793,” katanya.

Terkait konstribusi terhadap Kabupaten Banggai, Wisnu menyatakan, pada Januari 2021 perseroan telah menyetor retribusi IMB untuk sejumlah bangunan senilai Rp139 juta.

Selain itu, guna mendukung ekonomi keluarga, perusahaan juga memberikan aneka bibit tanaman produktif seperti cabai, terung, pepaya, dan sebagainya untuk ditanam di sekitar tempat tinggal warga.

“Kami berharap dengan keberadaan kami di Kabupaten Banggai dapat memberikan kontribusi nyata dengan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, pendidikan, dan kesehatan yang baik guna mewujudkan lingkungan sosial yang baik, harmonis, aman dan sejahtera,” tutup Wisnu.

Pewarta : Subagyo
Editor : Adi Lazuardi