Menag Minta Pramuka Madrasah Lawan Narkoba, Seks Bebas dan Radikalisme

by
Menteri Agama Saat Membuka PPMN di Pantai Liang

AMBON -Menteri Agama Lukman Syaifuddin meminta kepada anggota pramuka di madrasah agar dapat memerangi penyalahgunaan narkoba, minuman keras dan seks bebas, gerakan radikalisme serta perilaku menyimpang lainnya.

“Saya harap kegiatan pramuka di madrasah dapat menjadi benteng pertahanan dari virus dekadensi moral remaja kita seperti penyalahgunaan narkoba, miras dan seks bebas, tauran ekstrimis agama dan perilaku menyimpang lainnya,”kata  Lukam  dalam sambutan  pembukaan Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) ke-II di Pantai  Desa Liang  Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Rabu (25/5).

 

Karena itu dia meminta kepada anggota pramuka di madrasah harus menjadi satuan tugas (satgas)  anti narkoba di sekolah, satgas anti kekerasan atau satgas anti perilaku menyimpang lainnya,” Tentu juga menjadi Satgas anti korupsi, sejak dini. Dengan demikian saya harap anak-anak madrasah dapat tumbuh menjadi benteng NKRI serta  ke Islaman dan ke Indonesiaan,”katanya.

Dalam kesempatan itu dia juga berpesan kepada para anggota pramuka peserta PPMN agar dapat mencintai lingkungan dan laut, sebab kata dia selama ini alam sudah banyak berkontribusi bagi manusia, maka sudah sewajarnya manusia harus menjaga dan melestarikan alam agar tetap terjaga dengan baik.

“Karena itu saya mengajak kakak-kakak pramuka untuk terus menanamkan cinta kepada tanah air dan lingkungan kita, itu bagian yang tidak terpisahkan dari keimanan kita. Pramuka mardasah harus mencintai lingkungan dengan termotivasi dengan ajaran agama, bahwa agama sangat mengajakan kita memperhatikan lingkungan,”ungkapnya.

Lukman juga mengajak agar gerakan kepramukaan dapat terus dikembangkan dan tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga semua pihak.  “Para alumni madrsah juga harus memberikan inspirasi yang positif dan berkontribusi terhadap dasa darma pramuka bagi pembangunan bangsa, harus menanamkan kepada anggota pramuka kesadaran mana yang baik mana yang buruk  sehhingga mereka punya filter untuk melihat rehalitas kehidupan dengan baik,”ungkapnya.

Pelaksanaan PPMN II ini diikuti lebih dari 3.000 peserta dari seluruh Indonesia.  Pembukaan PPMN juga diwarnai penanaman pohon di arena perkemahan dan pelepasan ribuan ekor penyu di Pantai  Liang. Kegiatan ini akan berlangsung hingga Sabtu (28/5) nanti.  (ADI)