Mencuri Kotak Amal Masjid dan Tabungan Haji Neneknya, Anak Dibawah Umur Ini Diamankan Polisi

by
Kasat Reskrim Polres SBT, Iptu La Belly

TERASMALUKU.COM,-BULA-Aparat Polres Seram Bagian Timur (SBT) menangkap seorang anak berusia 13 tahun karena mencuri kotak amal berisi uang di Masjid At-Takwah, Polres SBT. Setelah ditangkap anak berinisial IP itu langsung dimitai keterangan di Reskrim Polres SBT.

Kepada polisi, IP mengaku telah mencuri kotak amal di Masji At-takwah. Selain itu, aksi yang sama juga dilakukan terhadap kotak amal di Masji Raya Kota Bula dan Masjid di Lumba-Lumba.

“Beta mencuri kotak amal di masjid Raya, Masjid Polres, Masjid di Lumba-Lumba,” akui IP saat memberikan keterangan ke polisi.

IP bilang saat melakukan pencurian kotak amal di Masjid At-takwah, dirinya bersama seorang temannya.

“Polres punya (kotak amal) ambil Minggu siang. Beta teman masuk, beta tunggu di samping. Abis ambil beta buang di kabong-kabong situ,” katanya.

IP juga mengakui, selain mencuri kotak amal, mereka sempat mencuri baju kaos, miras jenis sopi dan anggur merah, serta mencuri uang nenaknya Rp 20 juta. Uang tambungan neneknya itu akan akan digunakan untuk mendaftar berangkat ke tanah suci Mekkah.

Kasat Reskrim Polres SBT, Iptu La Belly mengatakan, awalnya polisi mencurigai anak di bawah umur itu yang mencuri uang di kotak amal masjid.

Kecurigaan itu muncul lantaran dia pernah dilaporkan neneknya karena mengambil uang milik neneknya sebesar Rp 20 juta.

“Jadi anak ini sebelumya dicurigai, karena neneknya pernah mengaduhkan kalau dia (IP) ambil uang neneknya sebanyak 20 juta, dan ternyata dia melakukan pencurian kotak amal pada sejumlah masjid,” kata La Belly.

Menurut La Belly, meski panjang catatan kasus pencurian yang  dilakukan IP, namun pelaku belum diproses hukum. Pasalnya kata La Belly, IP masih dikatagorikan di bawah umur.

“Yang bersangkutan paling kita lakukan pembinaan. Belum bisa ditahan karena usianya masih anak-anak. Kita bina supaya tidak lagi mengulanginya karena masa depannya masih jauh lebih penting,” ujar La Belly.

Ketua Remaja Masjid (Remas) At-Takwah, Muhamad Umar Gazam mengapresiasi kerja aparat kepolisian dalam menangani kasus pencurian di masjid yang melibatkan anak dibawah umur.

Dia berharap dengan pembinaan yang dilakukan, pelaku dapat benar-benar sadar dan tidak lagi mengulangi perbuatannya yang tidak terpuji itu. (Sofyan).