Mengharuhkan, Babinsa Dan Bab­hin­kamtibmas di SBB Aktif  Sosialisasi Vaksinasi ke Tokoh Masyarakat

by
Babinsa Piru, Pelda Stenly Sekewael dan Bab­hin­kamtibmas Polsek Piru Bripka Derek Salenussa melakukan sosialisasi vaksin untuk penanganan Covid-19, yang di Balai Desa Piru, Kamis (14/1/2021). FOTO : DOK..PENREM 151/BINAIYA

TERASMALUKU.COM,-Provinsi Maluku Jumat (15/1/2021) memulai program vaksin secara massal untuk penanganan Covid-19. Itu diawali dengan penyuntikan vaksin ke Gubernur Maluku Murad Ismail, Forkopimda Maluku, pejabat dan perwakilan tokoh agama dan masyarakat lainnya.

Nah untuk sukseskan program ini, 18 kepala dusun (Kadus) dan Sekretaris Dusun di De­sa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Ba­gian Barat (SBB) mengi­kuti sosialisasi vaksinasi untuk penanganan Covid-19.

Sosialisasi yang digagas oleh Babinsa Piru, Pelda Stenly Sekewael dan Bab­hin­kamtibmas Polsek Piru Bripka Derek Salenussa, yang berlangsung di Balai Desa Piru, Kamis (14/1/2021).

Menurut Stenly, vaksinasi sa­ngat penting sehingga mas­yarakat secara sadar harus mengikuti instruksi dari pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Program vaksinasi akan dilakukan dalam dua taha­pan. Untuk tahap per­tama akan diberikan kepada 1,3 juta orang dan pem­berian vaksin akan diutama­kan kepada tenaga kese­hatan termasuk anggota TNI dan Polri.

Setelah itu tahap beri­kut­nya pemberian vaksin ke­pada masyarakat sesuai de­ngan perencanaan pe­me­­rintah melalui Kemente­rian Kesehatan (Kemen­kes).
“Dengan adanya sosiali­sasi ke masyarakat diharap­kan tidak ada penolakan saat vaksinasi dilakukan nanti,” ujarnya.

Pelda Stenly Sekewael mengajak, para Kadus maupun Sekdus serta tokoh masyarakat, tokoh agama untuk membantu pe­merintah dalam menyo­sia­lisasikan rencana vaksinasi, tentang pentingnya divaksin, dan pentingnya disuntik demi kekabalan tubuh untuk menghindari Covid-19.

“Selama menunggu dan nantinya akan mendapat vaksin, tetap saya ingatkan bahwa protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Maka itu saya berjanji akan mengajak seluruh masya­rakat SBB khususnya di Seram Barat untuk mengikuti vaksin,” katanya.

Kata Pelda Stenly Sekewael, TNI dan Polri bersinergi untuk mengamankan pemberian vaksin sampai ke pelosok-pelosok sampai nantinya kegiatan vaksi­nasi di masyarakat di masing-masing Desa maupun dusun, TNI/Polri pasti hadir.

“Sosialisasi vaksin sangatlah penting untuk meyakinkan masya­rakat karena banyak isu hoax yang beredar melalui media sosial se­hingga membuat masyarakat takut. Padahal apa yang disebarkan melalui media sosial selama ini tidak benar karena vaksinasi per­dana baru dilakukan pada tanggal 13 Januari 2021 yang diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo dan pejabat petinggi lainnya,” terangnya. (ADV)