Mesin Mati, Pesawat Batik Tujuan Jakarta Balik Ambon

by
Pesawat Batik Air Dengan Nomor Penerbangan 6171 yang mendarat lagi di Bandara Pattimura Ambon

AMBON- Pesawat Batik Air dari Ambon tujuan Jakarta,  Selasa (19/7)  pagi  mengalami kerusakan mesin sesaat setelah tinggal landas  dari Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Situasi ini membuat penumpang panik,mereka trauma bahkan ada yang membatalkan keberangkatan dengan pesawat itu. “Saat  terbang dari Bandara Pattimura Ambon sekitar 20 menit menuju Yogyakarta via Jakarta waktu pilot mau menaikan kecepatan tiba-tiba  mesin mati. Kami sempat terjungkal dua  kali. Untung mesin yang satunya kembali hidup,” kata seorang penumpang Batik Air,  Abidin Wakano dalam akun facebooknya.

Menurut Abidin,  suasana itu masih berlanjut, ketika pilot memutuskan kembali ke Bandara Pattimura Ambon.  Pesawat berpenumpang 177 orang itu sulit mendarat akibat cuaca buruk sehingga  pesawat  berputar – putar di udara  lebih dari satu jam.

“Karena hujan deras kami tidak bisa mendarat dan berputar-putar sekitar 1, 5 jam dalam kondisi mesin yang tidak stabil. Alhamdulillah, Allah masih melindungi perjalanan kami dan akhirnya mendarat dengan  selamat di Bandara Pattimura,” tulis Abidin dalam akunnya itu.

Pesawat dengan pilot  I Putu Wijaya itu akhirnya berhasil mendarat di Bandara Pattimura.  Seluruh penumpang diturunkan dari pesawat  itu dan sejumlah petugas  maintenance memperbaiki kerusakan.

Human Capital And General Affair Section Head PT. Angkasa Pura I Cabang Ambon Guntur Syamsul menyatakan,  pesawat Batik Air terpaksa balik lagi  ke Bandara Pattimura Ambon karena mengalami kondisi tidak normal.

Namun syamsul tidak mau menyebutkan penyebab  kondisi tidak normal tersebut, karena menjadi kewenangan pihak maskapai Batik Air.  “Pesawat mengalami kondisi tidak normal sesaat setelah berangkat, pilot kemudian mendaratkan kembali pesawat ke Bandara Pattimura,” kata Guntur.

Namun informasi yang diperoleh dari sejumlah pejabat di Angkasa Pura I  Cabang Ambon,  menyebutkan  pesawat Batik   kembali ke Ambon karena salah satu mesin pesawat mati.

Pesawat Batik Air tersebut  Selasa siang akhirnya diterbangkan lagi dengan rute yang sama. Namun sejumlah penumpang  membatalkan keberangkatan dengan Batik Air, memilih menggunakan maskapai penerbangan lainnya dan sebagian lainnya tidak berangkat lagi.“Saya masih trauma atas peristiwa itu sehingga tidak berangkat lagi,” kata Abidin. ADI