Mimpi Negara Poros Maritim Dan Lumbung Ikan Nasional Oleh : Bobby Parinussa, Vikaris GPM

by
Bobby Parinussa

JIKA pemerintah secara serius ingin menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia, dan Maluku sebagai lumbung ikan nasional, sudah saatnya pemerintah melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan lebih memperhatikan kesejahteraan nelayan pesisir dan perbatasan.

Hal itu harus dibuktikan dengan menjaga sumber daya laut dan menciptakan kedaulatan pangan laut dengan menempatkan nelayan pada pilar utama.

Kedua, keberadaan tol laut seperti kapal-kapal perintis di pulau-pulau kecil terluar belum sepenuhnya bisa dijadikan sebagai kapal untuk mengekspor ikan via dalam negeri, seperti  ke pusat-pusat kabupaten, dan ke kota-kota besar.

Ketiga, dari hasil pengamatan di lapangan  di desa-desa, tergambar begitu banyak tantangan dan kesempatan yang sementara dihadapi oleh masyarakat di pulau-pulau kecil terluar terkhususnya di sektor kelautan yang menyimpan begitu banyak kekayaan laut seperti ikan,  lola,  taripang, rumput laut,  dlsbnya.

Tapi sayangnya,  sampai hari ini kami di wilayah pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan Negara Timor Leste, masih menjual hasil tangkapan laut ke negara tetangga tersebut dengan aturan yang berbelit-belit. Di tambah permainan harga ikan yang tidak sesuai dengan kualitas ikan. Ini isu yang sangat mendesak di wilayah-wilayah kepulaun yang seharusnya membuat pemerintah tergerak hatinya.

Kami masih menunggu  kebijakan pemerintah daerah sampai ke pusat dengan agenda besarnya yaitu membangun dari wilayah pinggiran. Semoga pemerintah benar-benar mempunyai (blue print) cetak biru, dalam menetapkan kebijakan pembangunan di wilayah-wilayah kepulauan Maluku terkhususnya di sektor perikananan di Wetar, Lirang, MBD dan di wilayah lainnya.

Teruslah Bermimpi Dari Pulau-Pulau Kecil Terluar! KALWEDO..

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *