Misi Jembatan Gantung 120 Selesai, Gubernur Maluku Siap Dukung VRI

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pembangunan Jembatan Gantung di Indonesia yang ke-120 akhirnya selesai dikerjakan oleh Vertical Rescue Indonesia (VRI).

Misi yang ke-120 ini adalah jembatan yang dibangun di lokasi Sungai Tala, membatasi Desa Kilmuri dan Desa Selor di Kecamatan Kilmuri, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

Pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh VRI bersama TNI ini dapat terlaksana berkat dukungan dari Komandan Korem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw. Jembatan dengan panjang bentang mencapai 120 meter tersebut diberi nama “Jembatan NKRI III”.

Sebelumnya, kolaborasi VRI-TNI di wilayah Maluku telah membangun dua jembatan gantung di Desa Neath dan Desa Liang di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, tahun 2020 lalu.

Dua jembatan itu dibangun melintasi sungai Nalbesi dengan panjang bentangan jembatan di Neath sejauh 80 meter, sementara di Liang bentang jembatannya 60 meter. Masing-masing jembatan diberi nama “Jembatan NKRI I” dan “Jembatan NKRI II”.

Vertical Rescue Indonesia yang dipimpin Tedi Ixdiana melalui program “Expedisi 1000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia” akan selalu berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terisolir dan kesulitan dalam hal aksesibilitas.

Sebagai penggagas program ini, Tedi Ixdiana menilai masih banyak daerah-daerah terpencil di Indonesia, termasuk di Kepulauan Maluku, yang membutuhkan jembatan penghubung untuk satu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

Hingga kini tercatat, total jembatan yang sudah dibangun oleh VRI sebanyak 120 jembatan gantung di seluruh Indonesia. Semuanya itu merupakan proyek nirlaba (kerja sosial tidak dibayar) 100% murni karena ketulusan hati. Pekerjaan di lapangan juga dapat terlaksana berkat kerjasama dan dukungan dari instansi terkait, masyarakat, dan penggiat sosial lainnya.

Gubernur Maluku Murad Ismail, mengapresiasi kerja-kerja VRI yang dianggapnya telah membantu pemerintah membuka akses-akses keterisolasian, termasuk di wilayah Maluku. Karena itu, kepada VRI Regional Maluku, Gubernur menyampaikan komitmennya untuk mensuport pembangunan jembatan gantung di wilayah Maluku, terkhususnya pada daerah-daerah yang membutuhkan.

Mantan Komandan Korps Brimob RI ini meminta agar VRI dapat membantu mendata daerah-daerah yang masyarakatnya membutuhkan akses jembatan penyeberangan.

“Tolong di data daerah mana saja yang membutuhkan bantuan jembatan gantung. Kalau itu bermanfaat untuk masyarakat, saya akan bantu,” tandas Gubernur di kediamannya, Rabu (12/5/2021) malam.

Dari Misi 120 ini, serta kolaborasi dan sinergitas berbagai pihak, semoga kedepannya akan terbentang semakin banyak jembatan gantung lainnya di wilayah Kepulauan Maluku sebagai bentuk komitmen kita pada kemanusiaan.(ALFIAN)