Mulai 12 Februari, Calon Gubernur dan Wagub Maluku Dikawal Khusus

by
KPU Maluku menggelar rapat koordinasi dengan Wakapolda Maluku di Kantor KPU Maluku, Jumat (9/2). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON–Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menyiapkan puluhan  personil menjadi pengawal pribadi (Walpri) atau Aide De Camp (ADC) pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Hal yang sama juga dilakukan kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara (Malra) serta Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tual.

Masing – masing  calon kepala daerah dan wakilnya  akan dikawal dua orang Walpri. Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda)  Maluku Brigjen Pol Hasanuddin mengungkapkan,  Paslon akan mendapat pengawalan melekat dari Walpri. Selain Walpri,  terdapat pasukan pengamanan khusus untuk Paslon. Pengamanan terhadap Paslon dilakukan setelah KPU Maluku menetapkan Paslon pada Senin (12/2).

“Pengamanan setiap Paslon itu sudah bisa dilaksanakan setelah  ditetapkan KPU sebagai calon, baik  Calon Gubernur maupun  Calon Wakil Gubernur, Calon Walikota maupun Calon Wakil Walikota, Calon Bupati maupun Calon Wakil Bupati,” kata Hasanuddin kepada wartawan usai rapat koordinasi dengan Komisioner KPU Maluku di Aula Kantor KPU Maluku, Jumat (9/2) sore.

BACA JUGA : Kantor KPU Maluku Mulai Dijaga Ketat

Loading...

 

Brigjen Pol Hasanuddin

Mantan Kapolres Pulau Ambon ini menegaskan, Walpri serta pasukan pengamanan dari Polda Maluku sudah dilatih khusus untuk memberikan pengamanan VIP kepada Paslon. Pasukan pengamanan Paslon terdiri dari Sabhara, Intel, Lantas dan Brimob termasuk  mobil patroli untuk mengawal Paslon.  Pengamanan VIP ini  dilakukan agar mempermudah Paslon saat bertemu warga dan berkampanye.

Hasanuddin juga mengingatkan anggota kepolisian  yang menjadi Walpri serta terlibat pengamanan Paslon tugasnya untuk mengamankan bukan untuk menjadi tim sukses. “Tidak ada (bukan tim sukses). Mereka (anggota) sudah kita siapkan dan sudah kita latih, semua seperti sudah saya  katakan bahwa  polisi itu netral termasuk yang melekat pada masing – masing calon,” kata Hasanuddin.

KPU Maluku akan menetapkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku peserta  Pilgub Maluku pada Senin (12/2). Dipastikan Pilgub Maluku akan diikuti tiga Paslon. Yakni, Said Assagaff – Andareas Rentanubun (SANTUN) yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS dan PBB, pasangan Murad Ismail- Barnabas Orno (Baileo) yang diusung PDIP, Gerindra, PKB, NasDem, PAN, HANURA, PPP, PKPI dan Perindo, serta pasangan dari jalur perseorangan Herman Koedoeboen- Abdullah Vanath (HEBAT). (ADI)