Mulai Esok, Penerbangan Komersial Terbatas Bandara Pattimura Dibuka

by
Bandara Pattimura Ambon kembali beroperasi layani pernerbangan komersial mulai 10 Mei 2020 sesuai kebijakan Menteri Perhubungan RI, (9/5). FOTO: Dok. Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Mulai esok Minggu (10/5/2020) Bandara Pattimura Ambon kembali dibuka untuk penerbangan komersial terbatas. Bersamaan dengan itu dua maskapai besar Lion Group dan Garuda Indonesia bakal mengudara kembali di langit Maluku.

Pihak Angkasa Pura (AP) I Bandara Pattimura Ambon memastikannya usai rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemerintah Provinis Maluku. “Iya benar rencana tanggal 10 Lion group dan tanggal 12 Garuda sudah mulai terbang,” terang Shared Services and CSR Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Pattimura Ambon, Adiya Wibisono Suwardie kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Pihak bandara juga maskapai telah membahas hal itu bersama guna kelancaran aktivitas penerbangan komersial. Pasalnya ini merupakan pererbangan pertama sejak penerbitan Surat Edaran Kemenhub terkait larangan mudik pada 24 April lalu.

Adit menjelaskan kesiapan pihak bandara dalam hal ini yakni pemeriksaan dokumen sesuai SE. Dokumen ini antara lain berkaitan dengan syarat  kelayakan kesehatan calon penumpang sesuai kebijakan pemerintah. Pemeriksaan kesehatan atau kepastian jika calon penumpang bebas virus sebelum naik pesawat. “Kami tetap jalankan pemeriksaan suhu dan sebagainya seperti protap yang sudah dijalankan,” jelasnya.

Untuk diketahui Meteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi resmi mengizinkan moda transportasi beroperasi kembali sejak 7 Mei 2020 lalu. Mengutip dari laman media daring, Detik.com Budi Karya menjelaskan jika hal itu merupakan penjabaran dari Permen 25 tahun 2020 soal pengaturan transportasi saat Mudik Lebaran.

Loading...

“Intinya adalah penjabaran, bukan relaksasi lho ya, artinya dimungkinkan semua moda angkutan, baik udara, kereta api, laut, bus, untuk kembali beroperasi dengan catatan satu harus mentaati protokol kesehatan,” jelas Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Rabu (6/5/2020).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Maluku, Kasrul Selang pun memberikan penjelasan serupa. Sudah ada pembicaran lebih lanjut terkait aktivasi kembali penerbangan. Apalagi ini berlaku untuk semua bandara di Indonesia.

“Untuk transportasi ini menhub sudah kasih kaluar edaran penerbangan komersil. Yaitu untuk orang bisnis. Syartnya minimal rapid negatif. Tanggal 10 Batik Air sudah masuk,” kata Kasrul saat memberi keterangan pers Jumat (8/5/2020).

Pada penerbangan komersial kali ini memang lebih banyak berpeluang bagi mereka yang melakukan kegiatan bisnis, penugasan kerjaan dan logistik. Dari hasil rapat khusus mereka yang bukan berasal dari Maluku hanya diperkenankan berada di hotel dan rekan bisnis di kota setempat yang akan menghampiri.

Karena itu kata Kasrul pihaknya telah berkoordinasi dengan perserikatan hotel dan restaurant di Maluku terkait keamanan dan kesiapan pihak hotel. Seperti ada lobi yang memungkinkan mereka bertemu dan melakukan rapat tanpa perlu keluar dari hotel.

Katong sudah bicara dengan hotel-hotel. Bahawa di hotel itu harus ada ruang terbuka. Dan dong (pelaku bisnis) juga seng mau kaluar. Dong mitra yang datang nanti ke lobi. Katong hindari interaksi dengan orang di Kota Ambon,” ucapnya mengikuti kesepakatan hasil rapat.

Dia juga menambahkan ada permintaa dari Walikota Ambon, Richard Louhenapessy untuk tidak membuka dulu jalur pelayaran kapal PELNI. Itu sebagai langkah antisipatif dan pengendalian di daerah. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *