Mulai Kamis Bioskop Tutup, Resepsi Pernikahan Hanya Boleh di Rumah

by
Mulai Kamis 8 Juli 2021 Bioskop juga tempat hiburan lain di Ambon resmi tutup selama masa PPKM Mikro, (5/7). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Warga kota tampaknya harus kembali menahan hati untuk nonton di bisokop, karoke atau tempat bermain anak. Begitupun dengan pasangan yang sudah merancang resepsi pernikahan. Mulai Kamis 8 Juli 2021 semua tempat hiburan tersebut, resmi tutup.

Hal itu dilakukan sebagai cara pemerintah menangani lonjakan pasien covid-19 di Kota Ambon. Dalam keterangan pers pada awak media sore tadi, (5/7/2021), Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan penutupan sejumlah tempat usaha bidang hiburan.

“Semua tempat hiburan baik itu karaoke, tempat bermain anak maupun bioskop, itu resmi ditutup mulai Kamis,” tegas Richard pada keterangan pers di ruang Rapat Vlissingen Balai Kota.

Kebijakan penutupan bioskop dan tempat hiburan ini sudah yang kedua kalinya. Setelah masa pandemi 2020, Bioskop Kota Ambon kembali buka layar pada Oktober. Namun kini kembali tutup pada pertengahan 2021.

Aturan itu berdasar pada Instruksi Walikota Ambon Nomor 2 Tahun 2021 yang terbit hari ini dan berlaku efektif pada Kamis nanti. Isinya tentang aturan mekanisme sosial masyarakat.

Richard menegaskan, aturan itu bersumber dari Instruksi Mendagri Nomor 15 tahun 2021 terkait PPKM Darurat dan Mikro serta Surat Edaran Satgas Nasional Nomor 14 tahun 2021.

Tak hanya bagi tempat hiburan, para pasangan yang telah mendaftarkan diri untuk menikah dan melakukan resepsi pun demikian. Aturan PPKM Mikro pada Kamis, juga melarang adanya resepsi pernikahan.

“Untuk wedding sama sekali kita larang untuk resepsi. Kalau mau itu di rumah tapi jumlah keluarganya yang tidak lebih dari 30 orang,” terang Walikota.

Jika ada pasangan yang tetap ingin melakukan pesta untuk diabadikan pemerintah membatasi jumlah dan tempat.

Yakni tidak boleh dilakukan di gedung, restoran atau tempat lain selain di rumah. Itupun dengan kapasitas tidak lebih dari 30 orang.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Ambon, sudah ada sejumlah pasangan yang mendaftarkan diri untuk menikah.

Walikota menghimbau agar pihak capil menyampaikan perihal aturan tersebut. Pernikahan tetap dilayani, hanya resepsi yang dibatasi. (PRISKA BIRAHY)