Murad Buka Rakorda Tim Kampanye Jokowi Amin, Targetkan Menang 70 Persen di Maluku

by
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Maluku, Joko Widodo- KH. Ma’ruf Amin, Irjen Pol Purn. Murad Ismail memukul tifa didampingi pimpinan Parpol pengusung Jokowi-Amin, sebagai tanda dibukanya Rakorda TKD yang digelar di Gedung Baileo Siwalima Karang Panjang Ambon,Kamis (31/1/2019). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Maluku, Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo- KH. Ma’ruf Amin secara resmi dibuka. Rakorda yang digelar di Gedung Baileo Siwalima Karang Panjang Ambon ini dibuka oleh Ketua TKD Maluku, Irjen Pol Purn. Murad Ismail. Murad, Gubernur Maluku terpilih ini memukul tifa didampingi pimpinan Parpol pengusung Jokowi-Amin tingkat Provinsi Maluku sebagai tanda dibukanya Rakorda TKD. Hadir juga Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Maluku.

Rakorda yang baru pertama kali digelar TKD Maluku ini membahas sejumlah agenda strategis dan konsolidasi Parpol untuk memenangkan pasangan nomor 01 Jokowi-Amin di Maluku. “ Rakorda ini akan kita arahkan untuk beberapa hal yakni, menegakan pemahaman tentang regulasi pemilu, strategis dan konsolidasi untuk pemenangan Bapak Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin di Maluku,” kata Murad, mantan Kepala Korps Brimob Polri ini.

Rakorda ini juga menurut Murad untuk memberikan penguatan dan strategis kepada para saksi agar dapat mengawal suara pasangan Jokowi-Amin secara berjenjang mulai dari tingkat bawa yakni Tempat Pemungutan Suara hingga pleno di KPU. Murad juga menegaskan ia berambisi pasangan Jokowi-Amin meraih kemenangan 70 persen di Maluku.

Namun lanjut Murad, kemenangan itu bisa tercapai jika semua kader dan simpatisan Parpol pengusung bekerja keras, strategis cerdas, target yang terukur dan solid untuk memenangkan Jokowi-Amin. “Secara ambisius saya ingin Bapak Jokowi dan Bapak KH. Ma’ruf Amin dapat meraih kemenangan 70 persen suara. Namun hal tersebut harus dibarengi dengan kerja keras, strategis cerdas dan target yang terukur,” kata Murad.

Menurut Murad berkaca dari hasil Pilpres Tahun 2014 di Maluku, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla saat itu menang 50,52 persen suara, dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang memperoleh 49,48 persen suara, menjadi modal di Pilres 2019 ini bagi Jokowi-Amin. Apalagi lanjut Murad saat ini, pasangan ini diusung banyak Parpol dengan kepala daerah terbanyak di Maluku.

Namun disisi lain, Murad mengatakan tidak terlalu menekan dan ikut campur lebih jauh bagi anggota Parpol pengusung untuk kemenangan pasangan ini, itu karena ia menyadari saat ini secara internal masing-masing kader Parpol juga memiliki tugas berat untuk Pemilu 17 April 2019. Yakni anggota Parpol berjuang untuk menyelamatkan Partai agar lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold, serta para Caleg berjuang untuk lolos ke DPRD dan DPR RI. “Namun bukan berarti sebagai kader Partai juga mengabaikan perjuangan Parpol untuk memenankan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung,” kata Murad.

Murad juga minta semua Parpol pengusung agar tidak lengah dan puas dengan hasil survei. Karena survei hanya diatas kertas, kapan saja bisa beruba. Ia juga menegaskan di luar kerja TKD Maluku, selama ini sudah bekerja lewat tim relawannya di Maluku untuk memenangkan Jokowi-Amin. “Selain di TKD ini, tim relawan saya sudah bekerja di seluruh Maluku. Kita manfaatkan jaringan relawan saat Pilkada Maluku lalu, saya sudah bergerak dan bagun komunikasi dengan mereka,” kata Murad.(ADI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *