Murad Memulai Prosesi Adat di Negeri Hila Sebelum Deklarasi

by
Murad Ismail dan Barnabas Orno didampingi istri saat mendaftar di KPU Maluku, Rabu (10/1). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Bakal Calon Gubernur Maluku Murad Ismail dan pada Sabtu 27 Januari 2018Barnabas Orno (MI-Orno) akan menggelar deklarasi di Lapangan Merdeka Ambon,Sabtu 27 Januari  sekitar pukul 14.00 WIT.  “Pasangan MI-Orno akan melakukan deklarasi pecalonan untuk bertarung di Pilgub Maluku dan seluruh proses menuju deklarasi telah dibentuk satu tim kerja yang ditugaskan untuk mengorganisir seluruh kegiatan,” kata Koordinator Deklarasi Lucky Watimuri kepada wartawan di Ambon, Kamis (26/1).

Lucky  mengungkapkan, proses deklarasi ini dibagi dalam beberapa tahapan. Diantaranya  sebelum deklarasi digelar, pasangan calon MI-Orno akan memulai dengan prosesi adat. MI akan melakukan proses ada di Negeri Hila dan Orno melakukan proses adat dengan masyarakat Maluku Barat Daya  (MBD) yang ada di Kota Ambon. MI sendiri berdarah  Hila, sedangkan Orno berasal dari MBD.Murad

“Prosesi adat ini  dilakukan karena pasangan tersebut menggunakan Baileo sebagai simbol atau identitas pasangan calon. Sehingga prosesi deklarasi harus diawali dengan acara adat,”kata Lucky, anggota DPRD Maluku dari Fraksi PDIP ini.

Lucky mengharapkan prosesi  adat sudah selesai pukul 11.00 WIT dan kedua pasangan tersebut harus sudah berada di sekretariat pemenangan di Jalan Urumesing Kota Ambon  agar menuju Lapangan Merdeka.  Tahapan berikut setelah prosesi adat, kata Lucky, adalah proses deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, dengan berjalan kaki dengan rute dari sekretariat pemenangan menuju Jalan AM. Sangaji, Ay. Patty dan sampai Lapangan Merdeka.

“Kita minta maaf juga kepada masyarakat Kota Ambon kalau dalam porses deklarasi nanti sejumlah ruas jalan di Ambon macet total, karena diperkirakan ada puluhan ribu warga akan menghadiri deklarasi,” katanya.

Deklarasi akan diisi orasi politik dari Ketua Pemenangan MI-Orno atau  Baileo Karel Albert Ralahalu, pembacaan naskah deklarasi dari partai pengusung yang dibacakan Ketua DPW Nasdem Hamdani Laturua, orasi politik dari masing-masing ketua Partai pengusung serta  orasi politik dari pasangan calon. (IAN)