Muzakir Assagaff Siap Maju di Pilgub Maluku, Jika Diperintahkan Partai

by
Said Muzakir Assagaff

AMBON,TERASMALUKU.COMWAKIL Ketua DPRD Provinsi Maluku  Said Muzakir Assagaff menegaskan, siap maju bertarung dalam Pilkada Maluku 2018, jika diperintahkan partainya,  Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Muzakir menyatakan, meski pada Pilkada Maluku 2013, PKS mendukung Gubernur Said Assagaff, namun peta politik bisa saja berubah, seperti PKS mencalonkan kadernya pada Pilkada Maluku 2018.

Karena itu,  sebagai politis PKS, Muzakir menyatakan akan taat jika partai memerintahkannya maju di Pilkada. “Ini baru isu-isu. Tetapi jika partai perintahkan saya untuk maju pada bursa Pilgub 2018, ya tetap saya siap,” ujar Muzakir kepada wartawan di Ambon, Jumat (5/5). Menurutnya, momentum Pilgub adalah momentum bagi semua orang termasuk secara khusus politisi yang ada di Maluku.  Pilkada juga adalah momentum regenerasi kepemimpinan di Maluku.

Loading...

Karena itu menurut Muzakir, Gubernur Maluku Said Assagaff, yang juga sebagai  incumbent, petahana harus bisa membuka peluang untuk semua anak negeri yang berkompeten agar dapat bertarung pada perhelatan Pilkada tersebut. Artinya menurut Muzakir, dengan membuka peluang kepada anak negeri maka sama saja incumbent sudah mengasah kemampuan kepemimpinannya.

“Incambent cukup berpotensi untuk kembali merebut kursi nomor satu di Maluku. Tetapi diharapkan jangan menutup peluang dari anak negeri yang berkompeten, sebab ini juga demi mengasah kemampuan kepemimpinannya,” kata Muzakir yang dikenal dekat dengan Gubernur Maluku Said Assagaff.

Muzakir  mengakui pada Pilkada Maluku  lalu, PKS adalah partai yang ikut  mendukung Gubernur Said Assaggaf. Dan PKS selalu menjaga kesepakatan dengan gubernur  hingga kini. Namun lanjut Muzakir,  jika memang ada dinamika politik yang berubah dan berkembang  di partai untuk mendorong kadernya,  maka sebagai kader PKS, ia  akan tetap siap.

“Kita tidak bisa menafikan itu, jika memang itu adalah perintah partai maka kita siap. Kan kita tahu politik Pilkada itu bisa berubah dalam waktu cepat,” pungkasnya. Menyinggung masalah basis PKS di Maluku, Muzakir mengatakan belum dapat mengukurnya. Sebab, Maluku adalah daerah kepulauan. “Maluku bukan daerah seperti di Jawa, yang tinggal dengan cepat mengukur situasi. Maluku ini daerah kepulauan jadi harus mengandalkan survey untuk menghitung basis PKS,” tandasnya.

Sejauh ini sejumlah pigur  akan maju di Pilgub Maluku, seperti petahana Said Assagaff, Bupati Bursel Tagop Soulisa, Komarudin Watubun, Herman Koeduboen, Abdullah Vanath,  Nono Sampono, Murad Ismail dan  Engelina Pattisina. (MQR)