Nahkoda Long Boat Pengangkut Rombongan Jamaah Calon Haji Diperiksa Polres Buru

Nahkoda Long Boat Pengangkut Rombongan Jamaah Calon Haji Diperiksa Polres Buru

SHARE
Nahkoda kapal motor jenis longboat Pela Permai II, Ajis Bessy diamankan di Reskrim Polres Pulau Buru, menyesul kecelakaan kapal di perairan Tanjung Kayu Putih Kecamatan Batabual Kabupaten Buru, Selasa (10/7/2018). Dalam pemeriksaan ini, Kapolres Buru AKBP Aditya B Satrio juga menginterogasi nahkoda long boat ini. FOTO : DOK. POLRES PULAU BURU.

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Polres Pulau Buru mengamankan nahkoda kapal motor jenis longboat PELA PERMAI II, Ajis Bessy menyesul kecelakaan kapal di perairan Tanjung Kayu Putih Kecamatan Batabual Kabupaten Buru, Selasa (10/7/2018) pagi. Ajis diperiksa di bagian Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Buru. Dalam pemeriksaan ini, Kapolres Buru AKBP Aditya B Satrio juga sempat menginterogasi nahkoda long boat berbahan fiber itu.

Kapal motor jenis long boat Pela Permai II ditarik warga ke pantai

“Kami langsung mengamankan nahkoda untuk memintai keterangan terkait laka laut di Tanjung Kayu Putih, antara Desa Pela dan Desa Batu Jungku Kecamatan Batabual. Kami masih terus melakukan penyelidikan kejadian ini, dengan memeriksa dokumen-dokumen kapal dan berkoordinasi dengan Syahbandar Namlea,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, long boat yang dinahkodai Ajis Bessy itu memuat rombongan jamaah haji  atas nama  Abdurahman, 69 tahun  menuju Kota Namlea Kabupaten Buru untuk berangkat haji kloter pertama. Kapolres  juga menegaskan long boat tidak tenggelam seperti ramai diberitakan.

Yang terjadi adalah long boat yang berangkat dari Dusun Namsugi Desa Ilat Kecamatan Batabual mengalami kecelakaan laut setelah kapal terhantam kayu besar dan merusak tiga mesin kapal sekaligus, mesin mati dan terlepas dari kapal. Lima menit setelah menabrak, penumpang bagian depan membuang jangkar, dan kapal terseret ombak menepi ke pantai sejauh 50 meter.

Menurutnya saat jangkar dibuang, seorang penumpang kapal atas nama Lamaitondo,70 tahun melompat ke laut dan menghilang.“Hasil pencarian personel Satpolair Polres Pulau  Buru, Polsek Batabual dan Basarnas Namlea korban Lamaitindo ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Seluruh penumpang selamat berjumlah 46 orang dan operator kapal berjumlah tiga orang,” kata kapolres.

Seluruh penumpang kapal dan korban tewas langsung dievakuasi ke Kota Namlea dengan Kapal Cepat Cantika. Sementara itu, long boat yang mengalami kecelakaan langsung ditarik oleh aparat kepolisian dan warga ke pantai Desa Pela.(ADI)