Peran Media Diapresiasi BPJS Kesehatan, Kini 226,30 Juta Jiwa Tercover JKN-KIS

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron mengapresiasi kontribusi serta peran media dalam mengedukasi masyarakat seputar program-program BPJS Kesehatan.

“Terimakasih kepada seluruh rekan-rekan media yang selama ini telah bekerjasama dalam memberikan edukasi dan ikut mengampayekan program JKN-KIS kepada masyarakat Indonesia,”kata Ali saat Workshop Media dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan Tahun 2021, Kamis (28/10/2021) secara virtual diikuti Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, H.S. Rumondang Pakpahan serta awak media di Ambon.

Diungkapkan Ali, secara nasional, cakupan peserta JKN-KIS mencapai 226,20 juta jiwa atau 83.40 persen dari total jumlah penduduk 271 juta jiwa data per September 2021.

Untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP yang telah bekejasama dengan BPJS Kesehatan tercatat sebanyak 22.965. “Sedangkan FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan) yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan tercatat sebanyak 2.567,”bebernya.

Terkait FKTL ini, kata Ali, peserta JKN-KIS yang manfaat layanan di FKTP sempat alami penurunan pada awal pandemi Covid-19, namun kini semakin membaik.

Terkait biaya pelayanan kesehatan, lanjut Ali, didominasi pelayanan kesehatan rujukan yang mencakup 84 persen, sedangkan pelayanan kesehatan primernya hanya 16 persen.

Selama pandemi Covid-19, masih kata Ali, BPJS Kesehatan ditugaskan untuk verifikasi data klaim Covid-19 yang diajukan Rumah Sakit, disamping juga pengembangan aplikasi P-Care untuk registrasi faskes dalam memberikan layanan vaksinasi.

Selain itu, penjaminan pelayanan KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi bagi peserta JKN-KIS hingga menciptakan inovasi pelayanan berbasis plafform digital atau layanan tanpa tatap muka selama pandemi Covid-19 demi memberikan pelayanan yang optimal bagi peserta program JKN-KIS dengan menghadirkan aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa), layanan Chika, dan juga BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 atau yang terbaru 165.

“Selain itu juga dilakukan pelayanan kesehatan berbasis teknologi berupa telekonsultasi antara dokter di FKTP dengan peserta dan telemedicine antara faskes. Sudah lebih dari 9,3 juta telekonsultasi yang telah dimanfaatkan.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmidzi yang juga tampil sebagai keynote speaker mengungkapkan hal yang sama seputar peran BPJS Kesehatan dalam penanganan Covid-19 diantaranya membantu proses verifikasi klaim Covid sebelum dibayarkan Kemenkes RI kepada pihak RS yang layani pasien Covid serta penyediaan aplikasi P-CAre untuk program Vaksinasi.

Hingga 27 Oktober 2021 total kumulatif vaksinasi dosis 1 dan 2 yang sudah dilaksanakan mencapai 186,2 juta dengan rincian 115 ,8 juta dosin 1 dan 70,4 juta dosis 2.

“Capaian vaksinasi ini tidak lepas dari kontribusi BPJS Kesehatan dalam menyediakan aplikasi P-Care Vaksinasi untuk memudahkan pemberian dan pencatatan pelaksanaan vaksinasi,”sebut Siti.

Webinar ini juga hadirkan Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, dr. Pandu Riono.

Sebelum webinar, terlebih dahulu diumumkan pemenang lomba karya jurnalistik.

Arif Syarifudin selaku Ketua Panitia mengatakan lomba karya jurnalistik BPJS Kesehatan 2021diikuti oleh 153 peserta dari berbagai massa di seluruh Indonesia.

Kata Arif, media miliki peran besar dalam keberhasilan program BPJS Kesehatan. “Keberhasilan dalam program JKN-KIS tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk media,”sebutnya.

Untuk diketahui, Juara I kategori media cetak diraih oleh Truly Okto dari Tribun Medan, kategori media online diraih oleh Siti Masudah Isnawati dari Suaramerdeka.com, kategori foto jurnalistik diraih oleh Sukirman dari media Koran Sindo, kategori jurnalistik televisi disabet Jimmy Mashuri (RTV) dan Ustad Mukorobin sabet Juara I kategori jurnalistik radio. (Ruzady)