Negeri Allang, Desa Sadar Jaminan Ketenagakerjaan

by
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ambon bersama pejabat Pemprov Maluku dan Raja Negeri Allang usai peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Kamis (9/11).

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menetapkan Negeri Allang Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah, sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Kamis (9/11). Hal tersebut agar masyarakat lebih mengenal manfaat jaminan sosial yang diberikan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Tri Candra Kartika mengungkapkan, mengingat resiko kecelakaan kerja yang lebih tinggi dan ingin melindungi seluruh pekerja maupun keluarga, sehingga harus meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja serta mendukung pembangunan perekonomian nasional, maka desa tersebut ditetapkan sebagai desa jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai misi BPJS Ketenagakerjaan.

Loading…

“Ini merupakan sebuah tindakan nyata pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dalam melakukan pembinaan dan memberikan pemahaman bagi masyarakat Desa Alang bahwa pentingnya sebuah jaminan sosial. Hanya dengan membayar Rp.16.800 bagi peserta bukan penerima upah, maka keuntungan yang didapat berupa, jaminan biaya perawatan kecelakaan kerja yang tidak terbatas. Kemudian tunjangan kematian sebesar 24 juta hingga 48 juta dan tambahan beasiswa bagi anak yang ditinggalkan menjadi hak peserta,” kata Tri Candara.

Ia mengatakan, untuk menunjang Desa Allang yang ditetapkan sebagai desa sadar jaminan sosial, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan 1.394 lembar kartu peserta secara simbolis. Kemudian penyerahan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada dua ahli waris serta bantuan 2.000 bibit cengkeh dan pala.

Menurutnya, dengan ditetapkannya Desa Allang sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan, penduduk Desa Allang yang bekerja secara mandiri, non ASN, pekerja formal, dan seluruh badan usaha di Kabupaten Malteng ini bisa terdaftar dan dilindungi seluruh resiko akibat kerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Kami juga telah usulkan agar Maluku dapat nominasi BPJS ketenagakerjaan Award pemerintah pusat. Target kita di 2018, 80 persen tenaga kerja di Maluku semuanya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, Desa Allang memiliki penduduk mencapai 8.000 orang, dengan angkatan kerja usia diatas 17 tahun. Sementara 1.400 penduduknya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan penerima upah. (IAN)