Nelayan dan Pengguna Jasa Transportasi Laut di Pulau Banda Diminta Waspadai Dampak Siklon Tropis Surigae

by
Serka Supriyadi saat menghimbau masyarakat di Pulau Banda untuk mewaspadai dampak Siklon Tropis Surigae, Jumat (16/4/2021). Foto : Kodim 1502/Masohi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut di Pulau Banda, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah diingatkan untuk tingkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari Siklon Tropis Surigae. Himbauan ini disampaikan Serka Suryadi, personil Koramil 01/Banda Kodim 1502/Masohi yang juga Babinsa Desa Dwiwarna.

Apalagi himbauan untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem akibat adanya Siklon Tropis Surigae ini juga sebelumnya telah dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas II Pattimura Ambon.

Yang mana dampak dari Siklon Tropis Surigae ini bisa menyebabkan cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan juga angin kencang disejumlah daerah di Maluku termasuk di wilayah Maluku Tengah.

BACA JUGA : Masyarakat Sejumlah Daerah di Maluku Ini Dihimbau Waspadai Dampak Siklom Tropis Surigae

Sementara di Pulau Banda sendiri sebagaimana diketahui, sebagian masyarakatnya merupakan nelayan dan transportasi laut menjadi sarana yang paling umum digunakan masyarakat untuk bepergian dari pulau-pulau sekitar menuju Pulau Neira, ibukota Kecamatan Banda.

“Dari hasil informasi tersebut menyimpulkan bahwa potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan sangat tinggi,” ujar Babinsa yang membaca selebaran Informasi dari BMKG Ambon tersebut kepada warga binaan di Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (16/4/2021).

Dengan adanya Siklon Tropis Surigae ini, diprediksi gelombang laut bisa mencapai ketinggian 4 meter.

“Khusus kepada pengguna transportasi laut dan nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktivitas pelayaran karena adanya ancaman gelombang tinggi akibat siklon yang mencapai 4 meter. Kami mohon tidak menganggap sepele adanya bibit siklon ini,” tegas Serka Supriyadi