New Zealand Tawarkan Beasiswa Bagi Warga Maluku, Total Beasiswa Hingga 2 Miliar

by
New Zealand City

AMBON-Pemerintah New Zealand menawarkan beasiswa untuk studi di New Zealand pada 2017 untuk wilayah ASEAN yang dinamakan New Zealand-ASEAN Scholars Awards (NZAS). Beasiswa New Zealand dibuka untuk masyarakat umum, lingkungan akademis, pegawai pemerintahan maupun swasta yang ingin melanjutkan ke jenjang pasca sarjana di universitas-universitas terkenal New Zealand.

“Terkait hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyambut dengan gembira dan memberikan apresiasi kepada New Zeland yang telah menawarkan beasiswa kepada warga Kota Ambon,” kata Asisten III Pemkot Ambon Romeo Soplanit kepada wartawan, Jumat (17/2).

Soplanit menyakan, New Zealand Scholarship menawarkan berbagai study berkualitas bagi seluruh warga masyarakat Maluku. Dalam proses penawaran yang dilakukan tersebut, pihak Pemerintah Selandia Baru  melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Maluku, baik melalui pemerintahan, maupun masyarakat umum di Maluku khususnya Kota Ambon.

Menurut Soplanit, sosialisasi telah dilakukan di Balai Kota Ambon beberapa hari lalu oleh kedutaan New Zealand, kepada masyarakat yang ingin melanjutkan sekolah di New Zealand. “Beasiswa diberikan secara gratis kepada masyarakat yang ingin melanjutkan study di New Zealand,”katanya.

Dirinya juga mengatakan, saat ini kedutaan New Zealand membuka seleksi mulai 1 Februari hingga 15 Maret bagi masyarakat yang berminat melakukan kuliah lanjut di New Zealand. “Beasiswa diberikan untuk masyarakat umum, dosen, swasta, dan sipil yang berusia 18 hingga 39 tahun,” terangnya.

Dia mengakui, semua kebutuhan selama mengambil study S2 dan S3 akan dibiayai oleh Pemerintah New Zealand. Dengan total biaya perkualiahan sampai selesai senilai 2 Miliar lebih. “Semua biaya dibiayai oleh Pemerintah New Zealand diantaranya biaya kuliah, uang saku, tunjangan hidup untuk menutupi biaya sehari-hari, medis dan asuransi perjalanan sesuai dengan warga negara di New Zealand serta biaya pulang pergi dari Ambon menuju New Zealand,” katanya.

Ditambahkan, sebelum mengikuti program study S2 dabn S3 para mahasiswa akan diberikan les bahasa Inggris bagi mahasiswa yang sudah dinyatakan lolos untuk mengikuti kuliah di New Zealand. “Les Bahasa Inggris diberikan hanya kepada mahasiswa yang telah dinyatakan lolos dalam seleksi tersebut,” katanya.

Diharapkan, para mahasiswa dapat membagikan pengetahuan dengan semua teman-teman di Indonesia. Banyak mahasiswa Indonesia yang lulus dengan hasil terbaik, makanya kedutaan New Zealand mengajak masyarakat untuk mengikuti program S2 dan S3. (IAN)