Nilai Ekspor Maluku Sepanjang Tahun 2020 Meroket

by
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano sat diwawancarai di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (18/1/2021). FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano mengungkapkan nilai ekspor Maluku sepanjang Tahun 2020 meningkat signifikan jika dibandingkan Tahun 2019.

Faktor pendorong meningkatnya ekspor dari Maluku ini didomoniasi ekspor non migas terutama dari hasil laut. “Untuk ekspor non migas sampai dengan Desember kita sudah capai 45,1 Juta US Dollar. Kalau dibanding 2019 hanya 14,8 US Dollar, kenaikannya cukup siginifikan ya, dari 14,8 kenaikan jadi 45,1 US Dollar,”jelasnya kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (18/1/2021).

Loading…

Ekspor non migas ini lanjut dia didominasi hasil perikanan terutama udang dari perusahan udang PT. Wahana Lestari Investama (WLI) di Arara, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. “Hampir 70 persen (ekspor udang) nilainya saja 33,1 Juta US Dollar, sisanya itu non udang seperti ikan tuna, kepiting dan sebagainya,”sambungnya

Untuk nilai ekspor migas kata Pattiselano menambahkan sepanjang tahun 2020 mencapai 25,023 Juta US Dollar. “Total nilai ekspor kita 70,023 Juta US Dollar terdiri dari non migas 45,1 Juta US Dollar dan Migas 25,023,”tandasnya.

Sementara menyingung PAD untuk Maluku dari ekspor terutama ekspor non migas, kata Pattiselano itu hanya dari retribusi izin perusahan perikanan maupun kapal tangkap. “Kan setiap tahun diperpanjang. Hasil retribusi itu ditangani OPD terkait Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP),”jelasnya.

Karena uji mutu hasil perikanan sudah tidak lagi dilakukan di daerah penghasil. Olehnya itu kata dia menambahkan, saat ini masih terus diupayakan agar Uji Mutu hasil perikanan bisa kembali dilakukan di daerah agar memberikan PAD lebih. “Kita masih upayakan ke arah itu Uji Mutu kembali ke daerah dalam hal ini Dinas Keluatan dan Perikanan,”pungkasnya. (Ruzady)