Ongole, Sapi Jantan Dari Presiden Untuk Masjid Raya Alfatah Ambon

by
Sapi jantan jenis Ongole dengan berat 950 Kg sebagai hewan kurban bantuan Presiden Joko Widodo sudah diserahkan Gubernur Maluku Murad Ismail ke Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Rabu (29/7/2020). FOTO : Jimmy Ayal/ANTARA

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Sudah menjadi rutinitas bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha. Termasuk di Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban 1441 hijriah bagi Kota Ambon.

Kepala Negara menyerahkan seekor sapi, hewan kurban kepada Masjid Raya Al-Fatah Ambon untuk dipotong saat Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7/2020). Hewan kurban dari Presiden itu adalah sapi jantan jenis Ongole dengan berat 950 Kg. Sapi tersebut ternyata sapi lokal yang dibeli dari peternak di Desa Waegeren, Kabupaten Buru.

Rabu (28/7/2020) siang, sapi bantuan Presiden itu diserahkan Gubernur Maluku Murad Ismail kepada Imam Besar Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Ustad R.R. Hasanusy. “Saya menyerahkan sapi bantuan dari Pak Presiden untuk dipotong saat Hari Raya Idul Adha nanti,” tutur Gubernur saat menyerahkan sapı secara simbolis.

Tidak saja tahun ini, ternyata sejak jadi Presiden di periode pertama, Presiden juga selalu memberikan sapi kurban. Jenisnya tentu sapi jantan dengan berat diatas 900 Kg. “Tiap hari Raya Idul Adha, Presiden selalu menyerahkan hewan kurban ke Masjid Raya Alfatah, ada yang didatangkan dari luar Maluku ada juga dibeli dari Maluku,” kata Hasanussy.

Sapi dari Presiden akan dipotong di pelataran Masjid Raya Alfatah di Hari Raya Idul Adha, dan dagingnya dibagikan kepada fakir miskin dan orang yang berhak menerimanya.

Loading...

Pada saat penyerahan sapı dari Presiden, Gubernur juga menyerahkan satu ekor sapi jantan jenis Limousin dengan berat 900 Kg dan 60 ekor sapi serta 60 ekor kambing. Sama dengan sapi kurban bantuan Presiden, sapi bantuan Gubernur juga dari Pulau Buru tepatnya dari Desa Nametek.

Gubernur mengatakan, Ibadah kurban tidak hanya kebutuhan konsumsi, tetapi yang lebih penting adalah makna solidaritas terhadap sesama manusia. Apalagi di tengah situasi pandemi covid-19.

“Hewan kurban ini dibagikan terutama bagi fakir miskin dan orang-orang yang tidak mampu, namun kehidupan di saat sekarang ini akibat COVID-19 memang banyak orang-orang yang membutuhkan bantuan kurban dan lainnya,” ujarnya.

Menurut Murad, beberapa hal penting yang perlu disampaikan antara lain ibadah kurban mendidik setiap manusia khususnya warga muslim untuk mengikis nafsu egois dalam diri dan sebaliknya memupuk rasa kesetiakawanan dengan sesama manusia.

“Apalagi kondisi COVID-19 yang melanda negeri ini, dimana aktivitas masyarakat dibatasi termasuk dalam pelaksanaan mencari nafkah, sehingga berdampak pada berkurangnya pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, lewat ibadah kurban, keiklasan umat diuji dan ditempa agar menjadi manusia yang memiliki kualitas keikhlasan yang lebih baik dalam menjalankan perintah Allah.

“Mengakhiri sambutan saya ini, atas nama pemerintah daerah Maluku, pribadi, keluarga, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah tahun 2020 kepada seluruh umat muslim yang merayakannya,” kata gubernur. (Adi/Jimmy Ayal/Antara)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *