Paket Pemberi Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

by
Penanggungjawab RS alternatif di Balai Diklat BPSDM Ambon, dr Sri Rohany Moni menyerahkan paket bantuan dari SKK Migas-KKKS wilayah Pamalu kepada tenaga kesehatan, petugas medis dan relawan covid-19, Senin 20 Juli 2020. FOTO : DOK. SKK MIGAS

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tresye Makailopu berdiri berjejer di aula terbuka Balai Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Wailela Kota Ambon, Senin 20 Juli 2020 siang.

Perempuan berusia 47 tahun ini antri bersama rekannya sesama relawan covid-19 sebagai petugas kebersihan di Balai Diklat BPSDM Ambon. Tempat ini menjadi Rumah Sakit (RS) alternatif pasien Covid-19 dari berbagai daerah di Provinsi Maluku.  Selain Tresye dan rekannya, antri juga seratusan tenaga kesehatan, tenaga medis RS alternatif itu.

Penyerahan Paket bantuan dari SKK Migas-KKKS kepada dr Sri Rohani Mony, penannggungjawab RS Alternatif Balai Diklat BPSDM Ambon, Senin 20 Juli 2020. FOTO : ISTIMEWA

Dengan wajah tertutup masker, tatapan Tresye tertuju ke dr Sri Rohany Moni, penanggungjawab RS alternatif yang berada di depannya. Begitu berhadapan dengan Sri, Tresye langsung menengadahkan kedua tangannya. Sri menyerahkan paket bantuan ke Tresye. “Terima kasih ibu dokter,” kata Tresye sambil menerima paket bantuan yang terbungkus rapi di karton itu. Sorot matanya menggambarkan bahagia. Tresye langsung meninggalkan Sri.

Betapa senangya Tresye saat membuka paket bantuan begitu pulang ke rumahnya di kawasan Skip Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Isinya sembako, beras 5 Kg, minyak kelapa, ikan kaleng, gula pasir, dan hand sanitizer. “Syukur bisa untuk kebutuhan keluarga dua minggu kedepan,” kata Tresye.

Bantuan yang diterima Tresye bersama rekannya dan seratusan tenaga kesehatan RS alternatif ini berasal dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Wilayah Papua Maluku (Pamalu).

Bantuan diserahkan SKK Migas- KKKS melalui Klasis GPM Pulau Ambon kepada Sri kemudian diteruskan ke tenaga kesehatan dan petugas medis di RS alternatif. Bantuan ini namanya program komunikasi bersama dan dukungan Jaring Pengamanan Sosial (JPS), sebagai bentuk kepedulian SKK Migas dan KKKS dalam penanganan Covid-19. Klasis GPM Ambon menjadi salah satu lembaga keagamaan yang dipercayakan mendistribusi paket itu.

Tresye menjadi relawan covid-19 sebagai petugas kebersihan di RS alternatif Covid-19. Hasil kerja suaminya yang serabutan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga ini.

Tresye rela bekerja dengan resiko tinggi terpapar virus corona atau covid-19. “Hasil kerja sebagai relawan untuk biaya hidup keluarga. Honornya kita dapat dua minggu sekali, memang tidak seberapa tapi lumayan untuk kondisi saat ini,” kata Tresye.

Setiap hari Tresye bersama rekannya membersihkan RS termasuk sampah dari pasien covid-19. Tresye tidak khawatir tertular dari penderita covid-19. Tentu ia menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, selalu cuci tangan dengan cairan pembersih, serta gunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, pakai baju hazmat saat bekerja.

Di tengah rutinitas bersihkan RS, Tresye dan rekannya mendapat paket bantuan. Bantuan itu sangat berarti bagi keluarganya. Tresye yang menjadi relawan covid-19 sejak Maret 2020 mengaku baru kali ini mendapatkan bantuan paket sembako.

Paket sembako dari SKK Migas dan KKKS itu ternyata sangat dinantikan tenaga kesehatan dan petugas medis di RS alternatif. Sejumlah tenaga kesehatan yang sementara menjalani masa karantina di sebuah hotel Kota Ambon setelah menangani pasien covid-19, juga ikut antri mengambil paket bantuan.

Tenaga kesehatan, tenaga medis dan relawan covid- usai menerima paket bantuan di Balai Diklat BPSDM Ambon, Senin 20 Juli 2020. FOTO : SKK MIGAS

“Tenaga kesehatan yang  dikarantina kita fasilitasi dengan mobil ke sini (Balai Diklat). Mereka datang karena sangat membutuhkan bantuan ini. Kemudian mereka telepon keluarganya untuk datang ambil bantuan di lokasi karantina,”ungkap Sri saat ditemui Kamis 30 Juli 2020.

Sri yang seharinya berdinas di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku ini menyebut ada 130 tenaga kesehatan, tenaga medis di RS alternatif mendapatkan paket bantuan dari SKK Migas dan KKKS Pamalu. Termasuk 20 petugas kebersihan, relawan covid-19.

Bagi Sri, petugas kebersihan di RS khusus Covid-19 layak diberikan paket bantuan. Mereka garda terdepan penanganan covid-19 yang memiliki resiko tinggi tertular penyakit yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina tahun 2019 itu.

Sri mengaku selama ini bantuan yang datang lebih kepada penanganan pasien covid-19 berupa APD dari berbagai pihak.  Padahal tenaga kesehatan, petugas medis yang rentan terpapar covid-19 juga butuh bantuan untuk kebutuhannya dan keluarga.

Sebagai manusia, Sri mengakui tenaga kesehatan dan tenaga medis juga lelah. Tak bisa dipungkiri mereka butuh bantuan, apalagi banyak diantaranya tenaga honor daerah yang gajinya tidak sebarapa. Paket bantuan sembako ini kata Sri tentu sangat berarti bagi tenaga kesehatan, tenaga medis dan relawan covid-19 lainnya.

Loading...

Sri menyebutkan, RS alternatif di Balai Diklat BPSDM Ambon ini merawat puluhan pasien covid-19 tanpa gejala. Sejak RS dibuka Maret 2020, ada tiga kali bantuan yang datang khusus bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis. Bantuan itu dari sebuah gereja di Ambon, dan Ikatan Perawat Nasional Indonesia (IPNI) Wilayah Maluku, berupa makanan siap saji dan makanan ringan serta vitamin. Terakhir bantuan dari SKK Migas dan KKSS berupa paket sembako.

Pemberian simbolis dari pelaksana kegiatan Petrus Paulus Sinay (kiri) kepada pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Ambon, La Januri, Senin, 20 Juli 2020.

Sebagian besar tenaga kesehatan juga tenaga medis di RS alternatif adalah tenaga honorer daerah. Ada juga mahasiswa kesehatan dan kedokteran dari sejumlah perguruan tinggi di Ambon sebagai relawan covid-19. Karena itu bantuan tersebut sangat membantu mereka dalam perjuangan mengatasi pandemi covid-19.

“Kami tidak melihat nilai bantuan ini, tapi jauh dari itu paket bantuan ini sangat berarti, ini bentuk dukungan secara moril, ini pemberi semangat bagi kami tenaga kesehatan di rumah sakit agar lebih baik lagi dalam penanganan pasien covid-19 sehingga wabah ini cepat berlalu,” kata Sri.

Tidak hanya tenaga kesehatan dan medis, SKK Migas bersama kontraktornya yakni Inpex Masela Ltd., Bp Indonesia, Petrogas Basin Ltd. Pertamina EP Aset 4 dan Genting Oil Kasuari Ltd  yang bekerja di wilayah Pamalu juga melakukan hal yang sama kepada jurnalis, fakir miskin, janda, dua,  lanjut usia di Ambon. Bantuan juga menyasar mahasiswa yang tergabung dalam wadah Oil and Gas Club.  

SKK Migas bersama KKKS selain melibatkan Klasis GPM Pulau Ambon, juga melibatkan Lembaga Amil Zakat Nasional, Dompet Dhuafa. Kedua lembaga ini membagikan langsung paket bantuan kepada penerima.  Bantuan ini sebagai bentuk dukungan dan kepedulian industri hulu migas di tengah pandemi Covid-19.

Tidak hanya membagikan paket bantuan, di setiap kegiatan, SKK Migas –KKKS juga menyampaikan pentingnya kelancaran operasional hulu migas berjalan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pokok sumber energi bagi masyarkat di tengah pandemi Covid-19. Karena itu program ini diberi nama komunikasi bersama dan dukungan JPS.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Ambon, La Januri yang dipercayakan menyalurkan bantuan kepada jurnalis  memberikan apresiasi  kepada SKK Migas bersama KKKS.  Bagi La Januri, bantuan tersebut sangat mendukung jurnalis di Kota Ambon.

“Jurnalis yang merupakan bagian dari masyarakat bisa merasakan manfaat dukungan ini karena mereka juga terkena imbas dari pandemi ini, semoga bantuan ini menjadi berkah serta bermanfaat bagi mereka,” ujar Januri.

Ketua Klasis GPM Pulau Ambon, Pendeta Rico Rikumahu, M.Th mengungkapkan, banyak warga jemaatnya yang terdampak covid-19. Sehingga bantuan ini sangat bermaanfaat bagi mereka.

“Banyak anak yatim piatu, janda, duda berusia lanjut serta masyarakat di klasis kami juga yang terdampak covid-19, semoga mereka diringankan dengan bantuan ini,” kata Rikumahu.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Pamalu, Galih Agusetiawan mengungkapkan, dengan bantuan ini,  industri hulu migas ingin menyampaikan apresiasi kepada pekerja medis yang selalu siap siaga melayani pasien Covid-19. Bantuan juga untuk pekerja media yang setia menyebarkan informasi covid-19.

Penyerahan paket bantuan diterima oleh Pdt R. Rikumahu.S.Th. Ketua Klasis GPM Pulau Ambon (sblh kanan) Senin 20 Juli 2020. FOTO : SKK MIGAS

“Selain tenaga medis yang siap siaga melayani pasien covid-19, kami juga ingin menyampaikan rasa simpati kepada sahabat-sahabat jurnalis yang secara profesional, dalam setiap karya pemberitaan jurnalistiknya, turut mengawal dan menjaga agar penyebaran covid-19 tidak terus meluas di masyarakat Kota Ambon,” ungkap Galih.

Program ini kata Galih sudah berlangsung sejak April 2020 di sejumlah kota wilayah kerja SKK Migas Pamalu. Yakni, Kota Ambon, Kota Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kota Sorong,  Kabupaten Sorong, Manokwari dan Kabupaten Teluk Bentuni, Papua Barat. Program ini sebagai langkah SKK Migas dan KKKS mendukung upaya pemerintah mengatasi wabah covid-19.

Menurut Galih hingga  Juni 2020, dana bantuan penanggulangan covid-19 di wilayah Pamalu yang sudah digunakan sebesar Rp 2. 358.752.000. Jenis bantuan diantaranya berupa, masker, APD, boots, hand sanitizer, disinfektan, peningkatan kapasitas rumah sakit, termasuk diantaranya bantuan paket sembako.

“Pertanyaannya sampai kapan program ini akan jalan, tentu kita tunggu saja aksi –aksi lanjutan SKK Migas bersama KKKS dalam membantu penanggulangan pandemik Covid-19,” kata Galih. (Hamdi Jempot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *