Pangdam : Prajurit TNI Dan PNS Yang Terlibat Narkoba Diberi Sanksi Terberat

by
Kasdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan memimpin upacara awal bulan Februari, yang diikuti prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura di Lapangan Makodam XVI/Pattimura, Senin (4/2/2019). FOTO : PENDAM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kasdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan memimpin upacara awal bulan Februari, yang diikuti prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura di Lapangan Makodam XVI/Pattimura, Senin (4/2/2019).

Amanat Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq yang dibacakan Kasdam, menekankan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura untuk meningkatkan disiplin dengan mematuhi setiap aturan dan ketentuan hukum yang berlaku serta menghindari segala bentuk pelanggaran baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA : Selama 2018 Polres Ambon Ungkap 59 Kasus Narkoba, Dengan Tersangka 69 Orang

“Pelanggaran yang paling fatal bagi seorang prajurit adalah penyalahgunaan Narkoba. Oleh karenanya, saya menegaskan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura agar menghindari dan menjauhi Narkoba dalam bentuk apapun. Apabila ada prajurit dan PNS yang terindikasi menyalahgunakan dan mengedarkan barang haram tersebut maka harus diproses dan diberikan sanksi terberat sampai dengan pemecatan,” kata Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura agar dapat memanfaatkan media sosial dengan benar dan tepat. Hindari kecanduan menggunakan media sosial yang berlebihan, jangan menyebarkan atau menshare, memviralkan dan memberikan komentar terhadap konten video, tulisan, foto dan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta jangan mengupload konten latihan/kegiatan militer yang bersifat rahasia.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini Bangsa Indonesia sedang menghadapi momen besar dalam perhelatan Pesta Demokrasi yaitu Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif baik DPR RI, DPRD maupun DPD secara serentak, tepatnya pada tanggal 17 April mendatang, yang tentunya ada masa kampanye dengan pengerahan massa yang sudah pasti memerlukan perhatian dan kepedulian khusus.

“Hal yang terpenting dalam pesta demokrasi tersebut adalah netralitas TNI. Saya tegaskan kepada kita semua agar tetap memegang teguh netralitas TNI. Komitmen untuk tampil netral harus benar-benar diimplementasikan secara nyata dan dicerminkan dalam pandangan, sikap dan tindakan baik dalam hubungan satuan maupun secara perorangan di lapangan,”tegas Pangdam. (Pendam16)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *