Panser Buatan Korea Milik TNI Terbalik di Batu Merah Ambon

Panser Buatan Korea Milik TNI Terbalik di Batu Merah Ambon

SHARE
Sebuah panser jenis Tarantula buatan Korea milik Detasemen Kaveleri 5/BLC Kodam 16 Pattimura terbalik di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Selasa (7/8/2018). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebuah panser jenis Tarantula milik Detasemen Kaveleri 5/BLC Kodam 16 Pattimura terbalik di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Selasa (7/8/2018) siang. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebelum terbalik, kendaraan tempur buatan Korea Selatan ini menghantam taman di sisi kiri jalan hingga terbalik di sebelah jalan.

Kepala Penerangan Kodam 16 Pattimura Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho mengatakan, musibah ini terjadi saat panser dengan nomor 3268-XVI ini beriringan dari markasnya hendak menuju Pantai Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, untuk sebuah latihan. Namun menurut Sihaloho saat tiba di lokasi tepatnya saat naik–naik jalan Batu Merah sopir panser tidak bisa belok kiri karena stir mengalami gangguan.

Sopir panser lansung menghantam sisi kiri taman hingga terbalik di jalan sebelah dengan ketigiaan sekitar satu meter. “Menurut keterangan sopir, stirnya terkancing ke kiri, mungkin karena gangguan pelumas mesin, sehingga tidak bisa belok ke kiri dan akhirnya menabrak taman hingga terbalik di sisi kiri jalan,” kata Sihaloho saat ditemui di lokasi kejadian.

Sihalolo mengatakan di dalam panser tersebut terdapat tiga anggota TNI. Yakni sopir, seorang perwira komandan kendaraan dan seorang penembak. Ketiganya selamat dalam musibah itu. Tidak ada korban juga dari masyarakat.“Tidak ada korban dalam musibah ini, semua baik-baik saja. Hanya perwira dan penembak mengalami benturan sedikit di dada, kita sudah bawa ke rumah sakit, tapi tidak apa-apa,” kata Sihaloho.

Aparat Kodam 16 Pattimura mengerahkan sebuah alat berat untuk menarik panser yang terbalik itu. Namun karena panser memiliki berat 16 ton, membuat proses evakuasi, membalik panser tersebut terhambat. Sebuah alat berat milik Pelindo Ambon kemudian dikerahkan untuk membantu menarik panser yang terbalik itu hingga ke posisi normal.

Panser tarantula ini diketahui didatangkan ke Kodam 16 Pattimura 2016 lalu. Kendaraan tempur buatan Korea Selatan ini diproduksi sejak 2008. Hingga Selasa petang, proses evakuasi panser masih terus dilakukan. Aparat Kepolisian dan TNI terpaksa menutup sebagian ruas jalan Sultan Hasanuddin selama berlangsungnya proses evakuasi panser ini.

Kendaraan dari pusat Kota Ambon dialihkan ke kawasan Pasar Mardika Ambon. Kondisi ini menyebabkan kemacetan parah di sejumlah kawasan di Kota Ambon, terutama kawasan Mardika, Pasar Mardika, Belakang Soya dan Batu Merah. Insiden panser terbalik ini menjadi tontonan warga Kota Ambon. (ADI)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...